Polisi Kantongi Identitas Pembacok yang Tewaskan Richard Pakpahan, Ini Bukti Petunjuknya

"Saya masih di TKP ini, baru saja meninggal dunia korbannya dan kami sudah mengantongi dan mencari pelaku pembunuhan"

Richard Vanes Pakpahan saat terbaring di rumah sakit saat mendapat perawatan di RS Pirngadi Medan 

TRIBUN-MEDAN.com - Kapolsek Tanjungmorawa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Fredly Parlindungan mengatakan, petugas kepolisian telah melakukan penyelidikan terkait pembunuhan Richard Vanes Pakpahan (16).

Richard merupakan siswa SMA Roma Katolik (RK) Serdang Murni, Lubukpakam meninggal dunia kena bacok seorang pria tak dikenal.

Namun pelaku diduga merupakan kerabat orangtuanya.

Pihak penyidik mengaku sudah mengantongi identitas pembunuh dan sedang dikejar.

Richard disebut-sebut memergoki pria itu mencuri di rumah orangtuanya, Jalan Lintas Sumatera, Tanjungmorawa, Deliserdang, Selasa (14/11/2017).

"Saya masih di TKP ini, baru saja meninggal dunia korbannya dan kami sudah mengantongi dan mencari pelaku pembunuhan. Belum bisa dipastikan perampokan, karena enggak ada barang yang hilang. Motifnya sedang diselidiki," ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa petugas kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap Boru Sitorus serta beberapa orang saksi. Tapi, ia menolak membeberkan keterangan lebih lanjut.

Namun, saat disebut berdasar informasi dari lapangan pakaian pelaku tertinggal di TKP, Fredly tak membantah. "Ada baju dan topi yang tertinggal," ujarnya. 

Awalnya, Richard, yang mengalami luka di leher saat tiba di Rumah Sakit GL Tobing Tanjungmorawa. Namun, pihak GL Tobing merujuk Richard ke Rumah Sakit Pirngadi Medan.

Nyawa remaja tersebut pun tidak tertolong. Ia meninggal dunia sekitar pukul 20.30 WIB akibat luka bacok pada bagian leher.

Halaman
123
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved