450 Atlet Bertarung di Kejurda Atletik Piala Gubsu, Berharap Sumut Kembali Berjaya

Harapan itu tentunya melalui kompetisi seperti ini baru kita tahu, mana saja atlet yang selama ini berlatih di daerah bisa menunjukkan prestasinya.

TRIBUN MEDAN/victory
Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi saat membuka Kejurda Atletik tingkat junior/senior, memperebutkan Piala Gubernur Sumut 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

Tribun-Medan.com, MEDAN - Kejuaraan Daerah (Kejurda) atletik tingkat junior/senior Piala Gubernur Sumut diikuti 450 atlet dari 26 Pengcab PASI Kabupaten/ kota se-Sumatera Utara, Sabtu (18/11/2017) di Stadion Mini Unimed, Medan.

Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi mengatakan kejurda sebagai pencari bakat baru pengganti atlet atletik berprestasi Mardi Lestari dan Parluatan Siregar yang mampu berbuat banyak di kancah internasional.

"Harapan itu tentunya melalui kompetisi seperti ini baru kita tahu, mana saja atlet yang selama ini berlatih di daerah bisa menunjukkan prestasinya. Kita pun berharap semua cabor di Sumut bisa berjaya kembali," kata Gubsu.

Lebih lanjut, ia berkomitmen pemerintah dalam mendorong pembinaan olahraga di Sumut adalah melaksanakan even Kejurda bagi cabor yang memiliki lebih dari setengah Pengurus cabang aktif di Kabupaten/kota. Ini dilakukan Pemprov, demi menggairahkan kembali gelora event olahraga di Sumut.

Baca: Gara-gara Rebutan Penumpang, Sopir Grab Motor dan Mobil Bentrok, Tukang Becak Ketawa-ketawa

Baca: Setya Novanto Banyak Ruginya, Dianggap Keliru Memilih Pengacara Fredrich Yunadi

"Minimal ada tiga even Kejurda olahraga yang kita lakukan setiap bulannya, baik yang dilaksanakan melalui KONI ataupun Dispora. Kita menginginkan atlet Sumut tidak hanya bisa berbicara di tingkat nasional, melainkan juga bisa mengibarkan bendera merah putih di negara lain," tegasnya.

Ketua PASI Sumut Tengku Mahmud Jeffry membeberkan Kejurda merupakan Program kerja PASI perdana sebagai ajang seleksi sekaligus persiapkan patriot - patriot atletik, terutama dalam waktu dekat di Kejurnas senior dan junior di Jakarta mulai 5-9 Desember.

"Ke depan saya juga mau kualitas atlet Sumut bisa meraih hasil membanggakan bagi Sumut. Pertama, dengan pembenahan organisasi dan perbaikan SDM, saya yakin prestasi tercapai. Diperlombakannya nomor tingkat pelajar, khususnya SMP karena event ini juga diharapkan sebagai pemassalan atletik sehingga nantinya lahir atlet - atlet berbakat," harapnya.

Di awal dilantiknya, PASI Sumut telah menghidupkan kembali 23 Pengcab di daerah. Segera menyusul pembentukan pengurus cabang di Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Nias, Sibolga, Humbang Hasundutan, Labusel, Madina, Palas, Taput. " Saya berharap agar terbentuk lagi 10 Pengcab PASI di daerah. Cabang Bank Sumut bisa jalin koordinasi dengan KONI di daerah, pemerintah dan pelaku usaha. Ini dilakukan demi memajukan atletik, sehingga atletik Sumut kembali berjaya," pungkasnya.

Kejurda juga mempertandingakan nomor khusus sprint 60 meter untuk pelajar SMP usia 13 - 15 tahun. Selain itu nomor lari, lompat, dan lempar. Diantaranya lari 100 meter - 5000 meter, 100 meter gawang, 10000 meter jalan cepat, lompat jauh, lompat tinggi, lempar cakram, lempar lembing, lontar martil, serta tolak peluru.(cr10/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved