Breaking News:

Munas KAHMI

Perkenalkan Batik Ulos, KAHMI Gelar Bazar Produk UMKM Sumut

Ketua Umum KAHMI Sumut, Murlan Tamba mengatakan, pihaknya sengaja memperkenalkan produk-produk UMKM asli Sumut melalui bazar di Munas KAHMI.

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Ryan Juskal
Ragam produk UMKM yang dijajakan di sela acara Munas KAHMI di Convention Hall Santika Priemere Dyandra Hotel, Medan, Sabtu (18/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pada acara Musyawarah Nasional (MUNAS) ke 10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) terlihat pemandangan menarik, dengan berderetnya stand produk-produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) asli Sumatera Utara.

Berbagai produk tampak menghiasi acara Munas Kahmi yang digelar di Convention Hall Santika Priemere Dyandra Hotel, Medan, Sabtu (18/11/2017).

Ketua Umum KAHMI Sumut, Murlan Tamba mengatakan, pihaknya sengaja memperkenalkan produk-produk UMKM asli Sumut melalui bazar di Munas KAHMI.

Disampaikannya, di Sumatera Utara, ada 24 Majelis KAHMI, dan semua memiliki produk UMKM. Hal ini pun sesuai dengan pilar yang dibangun KAHMI Sumut, yakni pilar pendidikan, pilar kesehatan dan pilar pembangunan ekonomi.

Baca: Hadirkan Program BRI Poin, Ini Keuntungan yang Ditawarkan BRI

Baca: Gara-gara Rebutan Penumpang, Sopir Grab Motor dan Mobil Bentrok, Tukang Becak Ketawa-ketawa

"Jadi khusus Sumut dari berbagai pelaku-pelaku usaha dari teman-teman di HMI, mereka melaksanakan bazar UMKM, jadi di Sumut ada 24 majelis daerah. Khusus Sumut kita punya pilar. Yang pertama pendidikan, kesehatan dan pembangunan ekonomi. Kita berharap melalui pembangunan ekonomi ini, kita mulai memajukan produk UMKM, dan kita perkenalkan ke seluruh majelis KAHMI nasional, seperti batik ulos dan lainnya,"ujarnya.

Ia menuturkan, rasa syukur sangat dirasakan para pelaku UMKM yang juga merupakan keluarga besar HMI. Sebab, banyak dari UMKM Sumut mendapatkan respons positif dari keluarga besar HMI seluruh Indonesia.

"Syukur alhamdulillah, produk UMKM dari teman-teman itu dapat respons positif, dan ini kita perkenalkan kepada seluruh peserta,"katanya.

Produk UMKM Sumut, lanjut Murlan, memiliki potensi besar dalam bersaing di pasar UMKM nasional, bahkan di ASEAN. Ditambah lagi, saat ini sudah memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Maka dari itu, KAHMI juga mendorong tumbuhnya produk UMKM dalam negeri.

"Ini bukti bahwa kita punya pitensi, mulai dari kerajinan batik ulos, ketrampilan putra-putri terbaik kita, ada sifatnya seperti makanan, ya produk UMKM kuliner, dan banyak lagi,"jelasnya.

Ditambahkannya, pada penutupan acara Munas KAHMI ke 10, di Istana Maimoon, Minggu (19/11) KAHMI Sumut juga akan menampilkam beberapa stand bazar kuliner, yang tujuannya juga untuk diperkenalkan kepada seluruh peserta Munas.(raj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved