SPBU di Medan Wajib Pasang Dispenser Gas, Pemerintah Percepatan Konversi BBM ke BBG

Pemanfaatan BBG untuk transportasi, yaitu Kota Medan, Pekanbaru, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Malang

SPBU di Medan Wajib Pasang Dispenser Gas, Pemerintah Percepatan Konversi BBM ke BBG
KOMPAS/PRIYOMBODO
Petugas mengisi bahan bakar gas (BBG) jenis gas alam terkompresi (compresed natural gas/CNG) ke bus 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 25 Tahun 2017 pada April lalu untuk mempercepat konversi dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG). 

Dalam beleid tersebut, pemerintah mewajibkan pemilik SPBU untuk memasang satu dispenser gas.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Ego Syahrial, pun telah melayangkan surat kepada Pertamina dan Badan Usaha niaga BBM pemilik SPBU untuk segera menyampaikan usulan SPBU yang akan dipasang dispenser BBG. Usulan tersebut untuk menyusun roadmap percepatan pemanfaatan BBG.

Jika usulan SPBU sudah didapat, pemerintah akan melakukan feasibility study dari usulan Badan Usaha pemilik SPBU tersebut. Pemerintah memang tengah menyusun peta jalan untuk pemanfaatan BBG untuk transportasi jalan dan petunjuk pelaksanaan Permen ESDM 25/2017.

Sejauh ini pemerintah menargetkan beberapa kota yang akan masuk dalam percepatan pemanfaatan BBG untuk transportasi, yaitu Kota Medan, Pekanbaru, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Samarinda dan Bontang. Namun usulan dari badan usaha pemilik SPBU masih minim.

Pemerintah baru menerima usulan dari PT Pertamina (Persero). Pertamina mengusulkan adanya pemasangan dispenser gas di tujuh unit SPBU Eco Station pada 2018.

Namun lokasi SPBU yang diusulkan oleh Pertamina masih belum ditentukan. "Roadmap SPBU Eco Station Pertamina ini masih belum spesifik,"ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana ke Kontan.co.id pada Minggu (19/11).

Dadan bilang, hingga 2017, Pertamina telah memasang dispensergas di enam SPBU. Keenam SPBU tersebut berada di SPBUGandaria (DODO), SPBU Daan Mogot (COCO), SPBU Mampang (DODO), SPBU Cilandak (DODO), SPBU Margonda-Depok (DODO), dan SPBU TB Simatupang (DODO).

Baca: Malam Ini Setya Novanto Dijebloskan ke dalam Rutan? Ini Kata Saut Situmorang

Baca: Kapolres Borong 40 Helai Kain Tenun Mandailing untuk Acara Unduh Mantu Putri Presiden Jokowi

Selain Pertamina, ada pula BUMD DKI Jakarta, PT Jakarta Utilitas Propertindo yang telah mengusulkan 10 unit SPBG untuk masuk dalam roadmap percepatan pemanfaatan BBG untuk transportasi. Sebanyak 10 SPBG tersebut berada di DKI Jakarta.

"BUMD Pemprov DKI Jakarta, PT Jakarta Utilitas Propertindo telah mengusulkan 10 unit SPBG yaitu tujuh eksisting dan tiga akan dioperasikan pada 2018 untuk dimasukkan ke dalam roadmap percepatan pemanfaatan BBG untuk transportasi jalan," imbuh Dadan.

Sebelumnya, pemerintah menyebut telah memiliki roadmap SPBUsebagai implementasi aturan Permen 25/2017 ini. Totalnya ada 150 SPBU yang telah diseleksi untuk memasang dispenser gas. (*)

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved