Breaking News:

HOT NEWS

Bus ALS Masuk Jurang Sedalam 22 Meter, 3 Orang Tewas, Ini Identitas Korban

Netizen menyebut bus terguling ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 22 meter dari pinggir Jalinsum.

Editor: Tariden Turnip
facebook
Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB. 

“Tikungan ini sangat patah, kuat kuat dugaan, sopir ngantuk tak sempat mengelak,” ujar Salim (37), salah seorang warga setempat.

Baca: Sebelum Mengisi Pesta Adat Putri Presiden, Pemilik Grup Seni Gordang Ini Datangi Makam Leluhur

Baca: Anas Urbaningrum Buka-bukaan, Aliaran Dana Korupsi e-KTP dan Kongres Demokrat

Baca: Melerai Perkelahian Berujung Maut, Hendri Lintang Malah Kena Hujam, Dua Tusukan

Dilansir metro tabagsel, penumpang selamat, Wahdan Siregar (40), warga Hutaimbaru, Kota Padangsidempuan  mengatakan, bus yang mereka tumpangi berangkat dari Medan jam sekitar jam 19 Rabu (22/11).

Sepanjang perjalanan, tidak ada kendala. Dia terbangun setelah mendengar jeritan penumpang di lokasi kejadian. Dan beberapa saat bus sudah terguling.

Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB.
Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB. (facebook)
Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB.
Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB. (facebook)

“Masih, mendengar suara rem, lalu mobil terbalik di dalam jurang. Saya pastikan, kondisi badan saya tidak terbentur keras terutama kepala dengan cara melindungi kepala dengan tangan, lantas saya keluar dari jendela kaca yang sudah pecah,” terangnya sambil menahan rasa sakit akibat luka lecet dibeberapa tubuhnya.

Pihak RSUD Tapsel menyebut, sampai saat ini, sebanyak 28 pasien masuk ke UGD secara hampir bersamaan dengan luka lecet, patah dan tiga diantaranya meninggal.

“Tiga meninggal, atas nama Taufik IR warga Suka Maju, Medan Johor, Ahmad Khumaidi warga Manyabar, Kabupaten Madina dan Bisma Sari Siregar warga Muara Tagor,” terang James, salah seorang petugas RSUD Tapsel.

Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB.
Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB. (facebook)

Kasat Lantas Polres Tapsel AKP Muriyasnal menyebutkan, peristiwa tersebut akibat kerusakan setir bus, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan kecepatan bus itu.

"Menurut keterangan Erwin (kernet bus), kecelakaan itu akibat ada kerusakan pada kemudi Bus ALS, sehingga lepas kendali," ujarnya kepada wartawan ketika dihubungi melalui telepon selulernya.

Dia mengatakan, jumlah penumpang yang dibawa oleh Bus ALS sebanyak 32 orang. Saat ini sedang dilakukan pendataan oleh petugas kepolisian.

Pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap sopir Bus ALS, yang kabur. (*)

sumber: metro tabagsel/facebook/SINDO

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved