Breaking News:

Tiga Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS Sudah Dipulangkan ke Rumah Duka

Bus nomor 01 tujuan Medan-Padangsidempuan dan Kotanopan mengalami kecelakaan tunggal.

facebook
Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB. 

Laporan wartawan Tribun Medan/M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Tiga jenazah korban kecelakaan tunggal bus ALS sudah dipulangkan ke masing-masing rumah korban.

Dua diantaranya Taufik Bisma Sari dipulangkan ke Medan dan satunya lagi bernama Ahmad Kumaidi dipulangkan ke Panyabungan, Mandailing Natal.

Lakalantas tunggal terjadi Kamis (23/11/2017) pukul 04.00 WIB, di Desa Marisi, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Bus nomor 01 tujuan Medan-Padangsidempuan dan Kotanopan mengalami kecelakaan tunggal.

Bus yang dikendarai Nanda Syahputra tergelincir dan masuk ke lembah. Kejadian ini memakan korban luka sebanyak 29 orang dan tiga orang meninggal di tempat.

Baca: ALS Terjun ke Jurang, Tiga Tewas dan 29 Luka-luka Karena Sopir Hilang Kendali

Penanggung jawab Wilayah Pandangsidimpuan, Iwan Mengatakan, dua penumpang akan kita rujuk ke Medan.

"Saat ini situasi aman terkendali, dua korban yang mengalami patah di bagian lengan dan kaki harus mendapat perawatan yang lebih insentif di Medan. Saya masih menunggu ambulans untuk memberangkatkan keduanya," ujarnya via telepon, Kamis (23/11/2017).

Baca: Satpol PP Kembali Robohkan Enam Papan Reklame di Kota Medan

Iwan menambahkan, barang-barang penumpang sudah kita amankan.

"Barang bawaan penumpang sudah berhasil kita amankan, kondisi mobil rusak parah. Korban banyak mengalami patah tulang baik di lengan, di kaki, dan tulang rusuk," tambahnya.

Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB.
Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB. (facebook)

Hingga kini nanda (supir ALS) belum diketahui keberadaannya. Ewin kernek mobil, mengalami luka dan memar hingga kini masih berada di UGD RSUD Sipirok.

Untuk pembiayaan para korban sudah ditanggung jasaraharja.(*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved