Sindiran Kecebong Amien Rais, Minta Jangan Jual Negara Pada Asing dan Aseng di Reuni 212

Mantan Ketua MPR Amien Rais tampil dalam acara reuni alumni 212 yang digelar di lapangan Monas

Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Bapak Reformasi, Amien Rais turun dari mobilnya untuk berorasi di depan ribuan peserta aksi damai 299 di depan Gebang Utama DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (29/9/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Ketua MPR Amien Rais tampil dalam acara reuni alumni 212 yang digelar di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2017).

Dalam kesempatan itu, Amien Rais menyinggung proyek reklamasi di Teluk Jakarta, serta pembangunan proyek properti Meikarta.

"Kami hanya menyampaikan bahwa Pak Jokowi, reklamasi itu gawat, Meikarta itu gagal," ujar Amien di atas panggung.

Dirinya juga meminta kepada Jokowi agar tidak menjual aset negara kepada pihak asing.

"Pak Jokowi, negara kita jangan dijual ke aseng atau asing," tegas aktivis reformasi ini seperti yang dilansir Wartakota.

Peserta reuni akbar 212 berkumpul di lapangan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2017).
Peserta reuni akbar 212 berkumpul di lapangan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2017). (Warta Kota/Anggie Lianda Putri)

Presidium Alumni 212 menggelar reuni Alumni 212, pada 30 November-2 Desember 2017.

Sebelum acara ini, lebih dahulu digelar Kongres Alumni 212 di Wisma PHI, Jakarta Timur.

Usai kongres, acara berikutnya Maulid Agung dan Reuni Alumni 212 di Monas, hari ini.

Reuni akbar 212 memperingati satu tahun unjuk rasa menuntut proses hukum terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap menodai agama. 

Tidak hanya itu Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengkritik rezim pemerintahan Joko Widodo terkait dengan Reuni Akbar Alumni 212.

Mengutip dari CNN Indonesia, dia menuturkan seluruh peserta yang datang dalam acara itu memiliki niat karena Allah dan melakukan jihad. Walaupun, kata Amien, ada pula orang yang sinis terhadap acara dan tak perlu didengarkan.

Di sisi lain, Amien juga mengimbau agar tak menjadi individu sombong. Dia menceritakan tak mau melayani debat seseorang karena dilandasi sikap jumawa.

“Jadi para kecebong itu, biarlah para anjing menggonggong, para kucing mengeong,” kata Amien dalam acara tersebut.

Kecebong diidentikkan dengan pendukung pemerintahan Jokowi.

Di sisi lain, dia juga menuturkan tentang kewajiban jihad yang dimiliki oleh setiap umat Islam. Amien memandang bahwa Islam tanpa jihad maka akan lesu.

“Jadi, saya akan menyampaikan, bahwa Islam tanpa jihad itu akan lesu, akan tidur, pingsan dan akan digilas oleh musuh musuh Islam. Karena itu kita menyadari, jihad itu diwajibkan oleh Allah,” tegasnya.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved