Kota Medan Banjir

Waspada Banjir, Seminggu ke Depan Kota Medan Terus Dilanda Hujan Deras

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pengendara melintasi genangan air di kawasan Jalan Letjen Suprapto Medan, Jumat (1/12). Hujan lebat mengguyur sejak siang hari membuat sejumlah kawasan di Kota Medan tergenang, dampak buruknya saluran drainase. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di beberapa wilayah Sumatera Utara.

Namun, dari pantauan satelit BMKG, wilayah yang bakal dilanda hujan selama seminggu kedepan adalah Kota Medan.

"Untuk Kota Medan khususnya, memang seminggu kedepan akan dilanda hujan ringan hingga lebat. Hanya saja, intensitasnya akan menurun," ungkap Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Syahnan, Sabtu (2/12/2017).

Syahnan mengatakan, dari pantauan satelit BMKG, tekanan udara di Medan 15 Knot atau sekitar 28 Kilometer perjam.

Curah hujan masih seperti hari kemarin, yakni 134,8 milimeter.

"Suhu udara masih relatif normal yakni 32 derajat celcius. Untuk hari ini, selain Kota Medan, ada 11 wilayah lainnya yang bakal dilanda hujan ringan hingga lebat," katanya.

Adapun wilayah lain yang dilanda hujan hari ini yakni Tanah Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Batubara dan Asahan.

Kemudian, hujan meluas ke Deliserdang, Serdang Bedagai, Simalungun, Samosir, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan.

Menurut Syahnan, cuaca buruk juga terjadi di kawasan perairan.

Kata Syahnan, para nelayan yang hendak melaut juga diharap berhati-hati.

Dari pantauan BMKG, perairan yang bakal diterjang ombak tinggi itu yakni perairan Utara Sabang.

Hari ini, tingginya ombak di perairan tersebut mencapai 4 sampai 6 meter.

Kemudian, ada tiga kawasan perairan yang bakal diterjang ombak setinggi 2,5 meter hingga 4 meter.

Adapun wilayah tersebut yakni perairan Barat Aceh, perairan Barat Kepulauan Simeulue dan Samudra Hindia Barat Aceh.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved