Polisi Menyamar Jadi Tukang Becak, Tahanan yang Melarikan Diri Berhasil Diringkus

Pria yang divonis 19 tahun penjara ini ditangkap petugas saat bersembunyi di pinggir rawa belakang LP Tanjung Pura,

Polisi Menyamar Jadi Tukang Becak, Tahanan yang Melarikan Diri Berhasil Diringkus
TRIBUN MEDAN/Joseph Ginting
Anggota Sat Reserse Narkoba Polres Langkat menangkap Mus, Minggu (3/12/2017) pukul 12.00 WIB. Muz melarikan diri dari Rutan LP Tanjung Pura, Sabtu (2/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Joseph Wesly Ginting's

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI-Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP M Yunus Tarigan, berhasil meringkus Muz (35) tahanan LP Tanjung Pura yang kabur dari Isolasi Rutan kelas ll B Tanjung Pura, Sabtu (2/12/2017) pukul 02.00 WIB.

Pria yang divonis 19 tahun penjara ini ditangkap petugas saat bersembunyi di pinggir rawa belakang LP Tanjung Pura, Jalan Teuku Amir Hamzah, Gang Umi Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Minggu (3/12/2017) pukul 12.00 WIB.

"Tahanan ini saat kita tangkap tidak memberikan perlawanan, sebab kakinya sudah terkilir usai melompati pagar LP Tanjung Pura," katanya.

Katanya, agar petugas mudah menangkap pelaku, polisi terpaksa menyamar menjadi tukang becak dan penumpang. Setelah melihat target, petugas langsung menangkapnya. 

Baca: Perlihatkan Cara Pakai Kondom Berduri untuk Sepupu, Video Perempuan Ini Jadi Tontonan Seluruh Negeri

Baca: Dewi Perssik Dilaporkan ke Polisi, Gara-gara Terobos Jalur Bus Way

Menurutnya, warga Desa Lamdingin Kecamatan Syahkuala Banda Aceh Provinsi NAD ini berhasil kabur usai
memanjat pagar Rutan menggunakan kain sarung yang sudah dipintal menyerupai tali setelah sebelumnya sukses mengergaji selnya.

Berhasil keluar dari sel, pria yang tersangkut kasus kepemilikan ganja seberat 549 kilogram ini selanjutnya menuju pos III.

"Di pos itu Muzakir berpapasan dengan petugas atas nama Jasa Putra Saleh dan langsung memukulnya tepat di kepala petugas tersebut," katanya.

Setelah memukul petugas Rutan, Muzakir naik ke pos III untuk mengunci pintu Rutan dari dalam dengan tujuan agar petugas tidak dapat mengejarnya. Setelah itu Muzakir pun melompat keluar dan kabur meninggalkan Rutan tersebut.

Muzakir kabur dari ruang isolasi tersebut, bersama dengan satu rekan selnya yang bernama Rustam Efendi. Namun, Rustam Efendi berhasil ditangkap kembali oleh petugas tidak lama berselang setelah peristiwa itu, sedang Angga yang berada di dalam sel sama enggan melarikan diri.
(Wes/tribun-medan.com)

Penulis: Joseph Wesly Ginting
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved