Gajinya Masih Tertunggak Bersama PSMS Medan, Shin Hyun Joon Berharap Dilunasi
Masih ingat dengan kasus PSMS Medan pada tahun 2012 silam? Sejumlah pemain lokal maupun
Penulis: Ilham Fazrir Harahap |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ilham Fazrir Harahap
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Masih ingat dengan kasus PSMS Medan pada tahun 2012 silam? Sejumlah pemain lokal maupun pemain asing gajinya belum dilunasi alias tertunggak.
Termasuk pemain asing asal Korea Selatan, Shin Hyun Joon. Mantan Gelandang PSMS itu mengatakan saat ini gajinya belum dilunasi selama tiga bulan sekitar Rp 150 juta.
Shin Hyon Joon sangat berharap Manajemen PSMS bisa melunasi gajinya. Setidaknya ada niat baik untuk menyelesaikan permasalahan gaji pemain.
"Dadaku pernah pakai dan namaku jersey PSMS, tapi klub belum melunasi gajiku. Bagaimana sepakbola Indonesia mau ikut maju. Selama ini saya sabar menunggu gaji saya dilunasi tapi sampai sekarang belum juga. Rp 150 juta itu cukup banyak juga, saya berharap PSMS mau membayarnya," kata Shin Joon saat dihubungi via seluler, Selasa (5/12/2017)
Shin Joon kala itu bermain di PSMS memakai nomor punggung 15. Ia satu tim dengan Sasa Zecevic dan yang lainnya. Nasib ia juga sama dengan pemain lain seperti Zainal Anwar, Zacevic dan lainnya.
Shin mengatakan PSMS saat ini sudah berubah. Manajemennya ia nilai sudah baik. Apalagi sudah naik ke Liga 1. Namun ia mengatakan untuk persyaratan pada kompetisi musim depan, pasti ada terkait masalah gaji pemain yang belum diselesaikan.
"Biasanya kalau PSSI verifikasi kompetisi kalau Liga 1 engga bayar gaji pemain engga bisa ikut kompetisi tahun ini. Peraturannya begitu dari Bopi, tapi tahun depan saya kurang tau. Kasian juga buat pemain asing yang sudah main dan bekerja di Indonesia, tapi soal gaji tidak dilunasi. Padahal sepak bola Indonesia banyak penontonnya apa mereka tidak malu," ungkapnya.
(lam/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/psms_20171205_142212.jpg)