KPU Tuntas Verifikasi Administrasi Syarat Dukungan Balon Bupati Mion Tarigan

Verifikasi administrasi ini kita hanya menyesuaikan KTP dan dukungan yang diberikan dengan format yang sudah ada.

KPU Tuntas Verifikasi Administrasi Syarat Dukungan Balon Bupati Mion Tarigan
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
Balon Bupati Deliserdang, Mion Tarigan

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Deliserdang tuntas melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas syarat dukungan yang diserahkan oleh pasangan bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati, Mion Tarigan dan Zainal Arifin.

Untuk selanjutnya verifikasi administrasi akan dilakukan terhadap berkas syarat dukungan yang diserahkan oleh pasangan Balon Sofyan Nasution dan Jamilah.

Kedua pasangan ini merupakan balon yang akan maju pada Pilkada 2018 melalui jalur independen. Komisioner KPU Deliserdang Divisi Sosialisasi dan Partisipasi  Masyarakat, Bobby Indra Prayoga mengatakan batas waktu KPU melakukan verifikasi administrasi hingga tanggal 8 Desember.

Untuk  mengejar target ini disebutnya ada 30 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dilibatkan di kantor KPU. Diketahui kalau PPS itu berasal dari tiga Kecamatan seperti Lubukpakam, Beringin dan Pagar Merbau.

Baca: Kabar Gembira bagi Penggemar Film, Kini Bisa Nonton Magic Hour The Series di Iflix

Baca: Polrestabes Medan Ringkus 130 Pelaku Kejahatan selama Digelar Operasi Sikat Toba

“ Verifikasi administrasi ini kita hanya menyesuaikan KTP dan dukungan yang diberikan dengan format yang sudah ada. Dari dua pasangan baru punya Mion saja yang sudah selesai kita verifikasi. Yang jelas dari punya dia itu ada yang sudah memenuhi kriteria dan ada yang gak. Banyaknya belum tau karena untuk rekapnya belum kita lakukan. Semalam sudah siap kita verifikasi dan langsung lanjut untuk verifikasi administrasi yang diserahkan pasangan Sofyan Nasution,”ujar Bobby Indra Prayoga Selasa, (5/12/2017).

Ia menjelaskan, verifikasi faktual akan mulai dilakukan mulai tanggal 12 Desember mendatang. Disebut tahapan ini dilakukan guna mengetahui apakah orang yang memberikan dukungan dan KTPnya benar  memberikannya sendiri. Disebut setelah hal ini dilakukan barulah kemudian dilakukan rapat pleno untuk penentuan.

“ Dalam pleno bisa ditentukan apakah sudah memenuhi atau tidak syarat dukungannya, kalau belum ya dikembalikan untuk dilakukan perbaikan. Nanti untuk hasil plenonya juga akan kita informasikan kepada wartawan,”kata Bobby.(dra/tribun-medan.com) (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved