Soal Siswa Siluman, Surat Sanksi Kepsek SMAN2 Sudah Diteken, tapi Tak Kunjung Diserahkan

Sikap Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sumut Arsyad Lubis menjadi sorotan, serta menimbulkan kecurigan.

Soal Siswa Siluman, Surat Sanksi Kepsek SMAN2 Sudah Diteken, tapi Tak Kunjung Diserahkan
TRIBUN MEDAN/Nanda F Batubara
Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sumut Arsyad Lubis 

"BKD tadi malam sudah menanyakan itu kenapa tidak dikasih-kasih suratnya. Ya, Kepala BKD bingung," kata Ibnu.

Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Pemprov Sumut Ilyas Sitorus, meminta Arsyad tidak menunjukkan sikap yang dapat menyebabkan citra buruk terhadap Pemprov Sumut. Khususnya nama baik  Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi.

Sebab selaku pucuk pimpinan, kata Ilyas, Erry telah menunjukkan komitmen dengan tidak menoleransi temuan peserta didik yang masuk ke sekolah negeri tanpa mengikuti sistem yang berlaku.

"Jangan sampai jadi nama baik Pak Gubernur yang jelek," kata Ilyas.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Ilyas, beberapa orangtua peserta didik ilegal telah diperiksa pihak kepolisian.

"Di BAP kepolisian, mereka bilang bersedia memindahkan anaknya kalau uang mereka dikembalikan. Artinya ini kan ada transaksi," kata Ilyas.

Sementara itu, Arsyad belum dapat ditanyai tentang alasannya yang tak kunjung menyerahkan surat penjatuhan sanksi itu.

Arsyad tidak ditemukan di kantornya. Arsyad juga tak menjawab panggilan telepon setelah berulang kali dihubungi.

Pemprov Sumut menjatuhkan sanksi disiplin berupa pembebasan jabatan terhadap Sutrisno selaku Kepala SMAN 2 Medan. Sanksi ini merupakan buntut dari temuan Ombudsman, terdapat 180 peserta didik ilegal di sekolah tersebut.

Perserta didik ini disebut ilegal karena masuk ke sekolah negeri tanpa melalui jalur resmi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online Tahun Ajaran 2017-2018.

Setelah ditelusuri Inspektorat Pemprov Sumut, Sutrisno dinyatakan bertanggungjawab.

Rekomendasi sanksi disiplin pun diberikan terhadap Sutrisno. Rekomendasi ini telah dibahas dan disepakati bersama BKD Pemprov Sumut hingga akhirnya disetujui Sekretaris Daerah Pemprov Sumut. Hasilnya, Sutrisno wajib dicopot.(nan/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved