Semangat Baru Sumut

2 Periode Jadi Bupati Simalungun, Ini Sebagian Kecil yang dilakukan JR Saragih

Masuk periode kedua JR Saragih menjabat sebagai Bupati Simalungun, sudah banyak yang dilakukannya sebagai bupati.

2 Periode Jadi Bupati Simalungun, Ini Sebagian Kecil yang dilakukan JR Saragih
Tribun Medan/M Azhari Tanjung
Ketua DPD partai Demokrat Sumut (kenakan jacket biru) Jr Saragih saat berolahraga pagi. 

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA–Masuk periode kedua JR Saragih menjabat sebagai Bupati Simalungun, sudah banyak yang dilakukannya sebagai bupati, salah satunya menjadikan Raya yang dulunya hanya sebuah desa menjadi pusat pemerintahan Simalungun.

Tidak hanya mengubah wajah Pemkab Simalungun dengan membuat Raya sebagai pusat pemerintahan, dalam segi pelayanan kepada masyarakat Simalungun Jr terus turun langsung menagwasi pelayanan yang diberikan kepada warga Simalungun, seperti dalam pelayanan kesehatan sampai dengan pelayanan administrasi kependudukan.

Terbukti, saat ini untuk pembuatan E KTP pemkab Simalungun terus melakukan jemput bola dalam pelayanan E KTP dengan turun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Semua bentuk pelayanan tersebut diberikan gratis kepada masyarakat

Sedangkan di bidang pelayanan kesehatan, baru-baru ini ia meresmikan Puskesmas baru dari total 12 Puskesmas yang disiapkan untuk melayani masyarakat dengan cepat.

Penambahan Puskesmas ini memperkaya pelayanan kesehatan di Kabupaten Simalungun. Dimana, Kabupaten Simalungun memiliki 34 Puskesmas dari 31 Lecamatan.

Dengan adanya penambahan Puskesmas terbaru, maka secara keseluruhan Kabupaten Simalungun memiliki 46 Puskesmas.

Sejak Januari 2017, Pemkab Simalungun telah melakukan penambahan Puskesmas. Penambahan Puskesmas inilah yang berjumlah 12 Puskesmas baru.

Sedangkan untuk Infrastruktur, saat ini beberapa jalan yang rusak saat ini juga sebagian sudah tersentuh oleh pemkab Simalungun, seperti Pembangunan jalan penghubung antara Nagori Bah Bolon dan Nagori Bintang Meriah Kecamatan Dolok Masagal yang saat ini sedang dikerjakan.

Tidak hanya itu saja, saat ini sudah ada beberapa jalan yang sudah diperbaiki dan nantinya akan ada beberapa jalan baru yang akan berfungsi pada tahun 2018 nanti

Ketiga jalan tersebut nantinya menjadi jalur alternatif menuju kota Medan, Siantar dan Parapat. Ketiga jalan alternatif tersebut dibangun mulai dari Simpang Pangalbuan ke Medan, kemudian Kelurahan Merek Raya menuju Siantar dan satu lagi akan menembus ke Parapat.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved