Semangat Baru Sumut

Hadiri Perayaan Natal, Bocah Disabilitas Dapat Hadiah Tak Terduga dari JR Saragih

Marcos Hutagaol seorang bocah disabilitas mendapatkan hadiah natal tak terduga dari bupati Simalungun JR Saragih.

Hadiri Perayaan Natal, Bocah Disabilitas Dapat Hadiah Tak Terduga dari JR Saragih
IST
JR Saragih saat memberikan bantuan ke Marcos Hutagaol 

Laporan Wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.COM, PERDAGANGAN - Marcos Hutagaol seorang bocah disabilitas mendapatkan hadiah natal tak terduga dari bupati Simalungun JR Saragih.

Saat ia menghadiri perayaan natal di Balai Murni, Kecamatan Bandar, Perdagangan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (11/12/2017)

Dalam perayaan Natal dan Tahun Baru di Kecamatan Bandar, Perdagangan ini dilakukan bersama kecamatan lainnya yakni Kecamatan Bosar Maligas, Ujung Padang, serta Hutabayu Raja.

Marcos Hutagaol mendapat bantuan saat perayaan natal tersebut, saat Jr Saragih memberikan santunan ke beberapa anak yatim. Saat memberikan bantuan tersebut, JR melihat Marcos sedang berada dalam perayaan tersebut.

Baca: Anggaran Belum Ada, Presiden PSMS Optimis Dapat Sponsor Rp 25 Miliar untuk Arungi Liga 1

Melihat itu, membuat hati orang nomor satu di Kabupaten Simalungun itu langsung memanggil Marcos ke atas pentas dan memberikan bantuan kepadanya.

"Meskipun tidak ada di dalam santunan, namun bocah disabilitas ini memiliki hak yang sama bagi setiap manusia. Mereka layak untuk dihargai, dipandang serta dihormati," ucap Bupati Simalungun JR Saragih, Senin (11/12/2017).

Bantuan yang diberikan kepada bocah berusia 10 tahun ini berasal dari diri JR Saragih, dengan dibantunya Bapak JR Saragih sontak membuat Marlina Panjaitan selaku Ibu Kandung Marcos Hutagaol ini bergelimang air mata.

"Saya enggak menyangka atas kebaikan dari Bapak JR Saragih. Selama ini saya hanya bisa melihat di media massa dan mendengar dari orang lain, ternyata saya juga merasakan. Rasanya, alhamdullilah dibantu oleh Beliau (JR Saragih)," bebernya.

Diakuinya, penyakit yang diidap oleh anaknya tersebut merupakan bawaan lahir. Bahkan, saat usia setahun Marcos Hutagaol mengalami kejang-kejang.

"Dengan dibantunya oleh Bapak JR, setidaknya bisa memberikan kesembuhan buat anak saya ini. Sekali lagi terima kasih Bapak JR, semoga Tuhan membalas budi dan kebaikan yang bapak lakukan kepada masyarakat bawah termasuk saya ini," ucapnya.(*)

Penulis:
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved