Ditanya Soal Omset Jual Narkoba, Bandar Ini Mengaku Pusing

Saat ditanyai soal peredaan narkoba dan omsetnya, BT enggan menjawab dan berdalih sedang pusing memikirkan tuntutan masa tahanan.

Ditanya Soal Omset Jual Narkoba, Bandar Ini Mengaku Pusing
ist
Temuan paketan ganja di dalam Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pematangsiantar 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Bisnis peredaran narkotika yang dikendalikan Warga Binaaan Pemasyarakatan (WBP) sudah jamak didengar.

Kasus Togiman yang ikut menyeret nama Perwira jadi satu bukti adanya bisnis narkotika di Lapas Pematangsiantar.

Kasus lainnya, terdakwa bandar narkotika berinisial BT juga diserahkan ke Polres Simalungun karena terkait peredaran narkotika dari dalam Lapas Siantar.

Saat ditanyai soal peredaan narkoba dan omsetnya, BT enggan menjawab dan berdalih sedang pusing memikirkan tuntutan masa tahanan.

"Jangan lah tanya-tanya itu. Aku aja lagi pusing mikiri tuntutan masa tahananku delapan tahun," kata BT, Sabtu (16/12/2017).

Baca: Penghuni Lapas Siantar Bisa Kendalikan Bisnis Narkoba, Dari Mana Barangnya?

BT ditangkap dari Lapas oleh personel Polres Simalungun pada 31 Mei 2017 lalu dengan barang bukti satu unit handphone merek Samsung.

Penangkapan itu atas pengembangan dari tersangka lain yang lebih dulu diringkus dan mengaku membeli narkotika jenis sabu dari BT.

Sebelum ditangkap, BT sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Simalungun.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved