Bandar Sabu Cuma Dibui 5 Tahun,Vonis Hakim Bikin Kecewa Kapolres Simalungun

Kapolres mengatakan, jajarannya telah berupaya maksimal menangkap kasus narkoba sekelas bandar, bukan kurir kecil.

Bandar Sabu Cuma Dibui 5 Tahun,Vonis Hakim Bikin Kecewa Kapolres Simalungun
dok/Tribun-medan.com
Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty (tengah) didampingi Kapolsek Tanah Jawa Kompol Anderson Siringoringo (kiri) dan Kasat Reskrim Simalumgun AKP Damos di Polres Simalungun 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan 

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan mengungkapkan kekecewaanya terhadap putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, yang menjatuhkan vonis 5 tahun penjara terhadap terdakwa Budi Tarigan, seorang bandar sabu, Senin (19/12/2017).

Kapolres mengatakan, jajarannya telah berupaya maksimal menangkap kasus narkoba sekelas bandar, bukan kurir kecil. 

"Kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menangkap bandar, kami awasin penuntutan dan persidangan, kami sudah berusaha. Tapi kami harus tetap taat pada putusan pengadilan," kata kapolres pada Tribun Medan. 

Marudut menegaskan, penangkapan Budi Tarigan adalah bukti kinerja polisi mampu menyeret Budi Tarigan. Ia menganggap putusan sidang Budi Tarigan sebagai pesan untuk masyarakat. 

"Baru kami yang bisa nangkap Budi Tarigan yang selama ini melalang buana berkeliaran .  Kami sudah berhasil menangkap dan membuktikan dia bandar. Kami sudah mampu menunjukkan kepada masyarakat bahwa tidak ada yang kebal hukum dalam perkara narkoba yang kami ciduk," tegasnya.

Baca: BPK Temukan Kekurangan PAD Pemko Medan Senilai Rp 34 Miliar

Baca: Dishub Ungkap Jatah Kuota Transportasi Online Roda 4 Untuk Sumut Ternyata Cuma Segini

Baca: Ada Persekongkolan Tender, KPPU Terima 26 Laporan Pengaduan

Dalam sidang putusan, Budi Tarigan dijatuhi hukuman lebih rendah dari tuntutan delapan tahun yang dilayangkan jaksa. Oleh hakim, yang diketuai Lisfer Berutu, ketua PN Simalungun, Budi Tarigan hanya dijatuhi hukuman lima tahun denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan masa tahanan.

Bandar Sabu Budi Tarigan divonis lima tahun penjara di Pengadilan Negeri Simalungun, Senin (19/12/2017)
Bandar Sabu Budi Tarigan divonis lima tahun penjara di Pengadilan Negeri Simalungun, Senin (19/12/2017) (Tribun Medan/Dedy Kurniawan)

"Dakwaan putusan menimbang pasal 112 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 2 mengingat terdakwa nelakukan kejahatan tidak mendukung atau melawan hukum program pemerintah atas pemberantasan narkotika. Sehingga dengan demikian terdakwa divonis 5 tahun penjara denda 1 miliar apabila tidak dibayar terdakwa diganjar 3 bulan penjara dan membayar biaya perkara Rp 5 ribu," kata Hakim Ketua Lisfer Berutu dan mengetuk palu tiga kali.

JPU menjerat terdakwa dengan pasal 114 (1) junto pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Budi ditangkap Polres Simalungun yang berstatus Daftar Pencarian Orang. (Dyk/tribun-medan.com) 

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved