News Video

Mahasiswa Beli Handphone Pakai Uang Palsu

Polsek Sunggal berhasil mengungkap kasus peredaran uang palsu di sekitaran Jalan Binjai kilometer 15,

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polsek Sunggal berhasil mengungkap kasus peredaran uang palsu di sekitaran Jalan Binjai kilometer 15, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (18/12/2017).

Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna mengatakan, kronologisnya tim Polsek Sunggal mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa akan ada orang yang membeli handphone menggunakan uang palsu.

Petugas langsung mengecek TKP dan berhasil mengamankan seorang lelaki bernama Atfal Bugis (23). Dari tersangka berhasil diamankan uang pecahan Rp 50 ribu sebanyak 24 lembar dengan jumlah Rp 1,2  juta siap edar.

Selanjutnya dari hasil pengembangan, kerumah kos-kos tersangka di Jalan Binjai kilometer 15, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Petugas kembali berhasil menemukan barang bukti 25 lembar uang palsu dengan jumlah Rp 1.250.000, dengan pecahan Rp 50 ribu, Rp 100 ribu. Serta pecahan uang Rp 50 ribu sebanyak 100 lembar yang belum di gunting.

Barang bukti lainnya yang berhasil diamankan Polsek Medan Sunggal, seperti printer untuk menggandakan uang palsu, kertas HVS, gunting, dan penggaris.

“Tersangka Atfal sudah pernah memanfaatkan uang palsu ini, untuk membeli handphone pada bulan November 2017 silam,“ kata Wira di Polsek Sunggal, Senin (18/12/2017).

Mirisnya, ternyata tersangka Atfal masih berstatus Mahasiswa fakultas Ekonomi semester lima, di salah satu Universitas swasta di Kota Medan.

"Pelaku akan dikenakan pasal 36 ayat 1,2,3 UU nomor 7 tahun 2011, tentang mata uang, dengan ancamam hukuman penjara 10 tahun dan paling lama 15 tahun penjara," jelas Wira.(cr9/tribun-medan.com).

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved