Breaking News:

Advertorial

Raih Keuntungan Besar Bisnis Laundry dengan Speed Queen

Salah satu peluang usaha yang saat ini naik daun adalah usaha laundry. Di kota Medan saja, bisnis laundry kian menjamur.

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Produk mesin cuci speed queen 

TRIBUN-MEDAN.com - Salah satu peluang usaha yang saat ini naik daun adalah usaha laundry. Di kota Medan saja, bisnis laundry kian menjamur.

Maraknya bisnis laundry tentunya membuka peluang besar bagi para distributor mesin cuci salah satunya adalah Speed Queen.

Speed Queen merupakan satu dari sekian banyak brand laundry systems yang sudah dipasarkan di dunia termasuk di Indonesia.

Perusahaan Alliance asal Amerika Serikat yang mengeluarkan brand Speed Queen sudah mulai beroperasi sejak tahun 1908.

Alliance merupakan industri terbesar di dunia yang bergerak di bidang usaha laundry. Alliance berupaya membantu seluruh masyarakat di dunia untuk meraih keuntungan dan kesuskesan melalui bisnis laundry.

Saat ini Allianece memproduksi lima brand yakni Speed Queen, UniMac, Primus, Huebsch dan IPSO - semuanya dpasarkan oleh distributor mesin laundry di seluruh dunia.

“Alliance merupakan perusahaan yang bergerak di bidang laundry systems, dan saat ini ada lima brand yang kita miliki salah satunya adalah Speed Queen,” kata Darsin, selaku Country Manager-Indonesia.

Brand Speed Queen tentunya asing ditelinga orang awam, namun beda halnya bagi pelaku commercial laundry di seluruh dunia.

Keunggulan produk Speed Queen dibandingkan dengan produk mesin cuci lainnya adalah mesin cuci dan mesin pengering Speed Queen dirancang memiliki ketahanan yang lebih lama baik digunakan secara komersil maupun secara personal di rumah tangga.

“Tentunya mesin untuk penggunaan di rumah hanya bisa dipakai untuk di rumah sedangkan yang digunakan untuk komersil tentunya haruslah menggunakan appliances khusus untuk komersil. Logikanya penggunaan mesin cuci di rumah hanya sekali saja dalam sehari sedangkan yang komersil bisa berkali-kali dalam sehari. Selain itu jenis yang dicuci kan juga berbeda, di rumah hanya pakaian sedangkan di komersil bisa bed cover, selimut, gorden, dan yang lainnya. Tentunya mesin yang digunakan juga harus berbeda,” jelas Darsin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved