Polisi Imbau 7 Tahanan Kabur dari Lapas Menyerahkan Diri, Polres Binjai Bentuk Tim Khusus

"Kami juga meminta agar sanak family para narapidana memberikan nasihat agar mereka menyerahkan diri,"

Polisi Imbau 7 Tahanan Kabur dari Lapas Menyerahkan Diri, Polres Binjai Bentuk Tim Khusus
TRIBUN MEDAN/Joseph Ginting
Pekerja memperbaiki kawat duri yang dirusak tujuh narapidana Lapas kelas II A Binjai saat melarikan diri, Senin (18/12/2017) pukul 02.30 WIB 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Joseph Wesly Ginting's 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI-Satreskrim Polres Binjai membentuk tim untuk mencari keberadaan tujuh warga binaan Lapas Kelas II A Binjai yang kabur dengan cara menggergaji teralis, Senin (18/12/2017) sekitar pukul 02.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hendro Sutarno mengatakan, tim yang mereka kerahkan adalah adalah tim khusus yang kerap menangani kasus menonjol di kota Binjai.

"Kita punya tim khusus untuk menangani kasus penting yang menonjol di Binjai," katanya, Selasa (19/12/2017).

Menurut mantan anggota Densus 88 ini, mereka sudah melakukan pencarian ke rumah para tersangka dan kerabat para tersangka.

Baca: Pemain Asing PSMS Medan Senilai Rp 1 M, Kepastian Cheikh Merapat Akhir Desember

Baca: Gawat! Setya Novanto Buka-bukaan Kasus Korupsi? KPK Pastikan dari DPR Bukan Dia yang Terakhir

Baca: 2 Gadis Cantik, Si Kembar yang Siap Berbagi Suami, Tapi Urusan Ranjang Sedikit Aneh

"Kami juga meminta agar sanak family para narapidana memberikan nasihat agar mereka menyerahkan diri," katanya.

Sebelumnya, tujuh narapidana Kelas II A Binjai kabur. Ke tujuh tahanan yang kabur itu yakni, Saifuddin (34) Kasus Narkotika divonis delapan tahun, Abdul Rahman (33) tahanan titipan dengan kasus penadah, Fahrul Azmi Nasution (35) kasus Narkotika, Yusrizal (39) pencurian,
Roni Adianto (25) narkotika, Suhelmi (45) narkotika, Rudi (33) narkotika.

Kalapas Kelas II A Binjai, Budi Situngkir mengataman, saat para narapidana kabur, ada sembilan petugas yang berjaga, mereka adalah Jusri Murlan, Heri Ginting, Endriko Ginting, Jumpa Ukur Ginting, Wardiman panjaitan, Teguh Sutiadi, Dion PD Bangun, Heri Lubis dan Peri Nasution.

"Namun saat tahanan kabur hanya enam yang berjaga di dalam lapas. Dua tugas di luar dan satu menjaga tahanan sakit di rumah sakit.(wes/tribun-medan.com)

Penulis: Joseph Wesly Ginting
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved