Kapolda Sumut Pimpin Kegiatan Asistensi dan Supervisi Kebakaran Hutan
Mari memanfaatkan aplikasi sistem monitoring hutan dan lahan berbasis IT yang telah diprogramkan
Laporan wartawan Tribun Medan/ M Fadli
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Irjen Paulus Waterpauw pimpin upacara dalam rangka kegiatan asistensi dan supervisi monitoring kebakaran hutan di Polda Sumut. Upacara ini dilaksanakan di lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Rabu (20/12/2017).
Upacara ini dihadiri, Karo Dalops Sops Polri, Brigjen pol Drs Kusharianto MM, Kapolda Sumut, Irjen pol Paulus Waterpauw, Wakapolda Sumut, Brigjen pol Agus Andrianto SH, Irwasda Polda Sumut, Kombes pol Lilik Arta Tjahjana MSI.
Kapolda Sumut, Irjen Paulus Waterpauw Mengatakan, kegiatan asistensi dan supervisi kebakaran hutan akan terus dilakukan dalam rangka monitoring perkembangan dan upaya yang dilakukan.
"Mari bersama-sama kita tingkatkan dan monitoring perkembangan supervisi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera Utara. Mari memanfaatkan aplikasi sistem monitoring hutan dan lahan berbasis IT yang telah diprogramkan Secara serentak seluruh Polda," ujarnya.
Baca: Dor! Kantor Dirjen Pajak Ditembak Orang Tak Dikenal, Awalnya Ada Keributan
Baca: Terkuak juga, Persib Bandung Tambah Pemain untuk Posisi Penting di 3 Lini
Paulus menambahkan, untuk menjamin tergelarnya aplikasi sistem monitoring kebakaran hutan dan lahan di Polda Sumut secara optimal.
"Mari sama-sama mengoptimalkan aplikasi sistem monitoring kebakaran hutan dan lahan. Melalui asistensi dan supervisi pencegahan dan kendalanya untuk dicarikan solusi dan penanggulangannya," tambahnya.
Sebagaimana diketahui di tahun 2015 telah terjadi kebakaran hutan di beberapa wilayah Indonesia yang berdampak hingga ke luar negeri.
Hal ini menjadi perhatian khusus Presiden RI Joko Widodo, yang telah mengeluarkan instruksi Presiden nomor 11 tahun 2015 tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
Polri dan masyarakat selama 2016 sampai 2017 telah melakukan upaya-upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan termaksud di Sumatera Utara.
Upaya polri dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan dengan menerapkan aplikasi monitoring kebakaran hutan dan lahan berbasis IT, yang bertujuan langsung ke titik api. Dalam hal ini Polda mengoptimalkan peran tiga pilar, Kamtibmas, Bhabinsa dan kades.
Aplikasi ini dibangun dengan command center aplikasi sistem monitoring sehingga mudah untuk dimanfaatkan seluruh instansi.(cr3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/monitoring-kebakaran-hutan-polda-sumut_20171220_154754.jpg)