Menuju Peparnas 2020 di Papua, NPC Gelar Penataran Pelatih Difabel
Narasumber seperti Pelatih NPC Pusat Waluyo (atletik), Slamet Widodo, Bambang Wijanarko, M Nurachman (badminton), Fadillah Umar (boccia)
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Salomo Tarigan
Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk
Tribun-Medan.com, MEDAN - Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan penataran kepelatihan pelatih difabel yang dilaksanakan National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara di Grand Kanaya Hotel, Medan.
Kegiatan berlangsung hingga 23 Desember 2017. Penataran menghadirkan sejumlah narasumber seperti Pelatih NPC Pusat Waluyo (atletik), Slamet Widodo, Bambang Wijanarko, M Nurachman (badminton), Fadillah Umar (boccia), Rima Ferdianto (tenis meja) dan Imran Akhmad.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Sumut Rudi Rinaldi mengatakan penataran bertujuan untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) tenanga pelatih untuk menghadapi even Peparnas 2020 di Papua.
"Melalui penataran kali ini sekaligus untuk menambah wawasan pengetahuan pelatih terutama untuk hal baru. Apalagi di tengah perkembangan (dinamika) peraturan olahraga saat ini mereka ditantang untuk berpacu dalam menyusun program yang baik. Tentu semua orang bisa jadi pelatih. Tapi, pelatih yang baik harus punya program yang jelas, aturan yang jela, tidak sekadar kemauan saja," jelasnya.
Pria bertubuh jangkuk dan gempal ini mengganggap seorang pelatih yang profesional tentu harus didukung kelebihan lain seperti memiliki nilai seni dalam hal pola memimpin sebuah latihan. Salah satunya memahami karakter masing – masing atletnya.
“Pelatih juga harus mengetahui apakah atlet memiliki bakat untuk menjadi atlet hebat setelah dibina. Maka, di peantaran ini pelatih bisa meramukan program menjadi sebuah pedoman dalam latihan di tiap cabor," tegas Rudi.
Di saat bersamaan, Ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting mengatakan, terwujudnya prestasi olahraga tidak terlepas dari peranan tenaga keolahragaan untuk mendukung atlet dalam mengikuti pertandingan di setiap even.
“Kami pasti berharap materi yang diserap di penataran ini bisa bermanfaat bagi pelatih dalam menyusun sebuah program baru. Hal ini untuk mendukung atlet dalam pencapaian prestasi membanggakan di cabor masing – masing. Serta mengetahui peraturan teknik latihan yang tidak diperoleh selama ini," beber Alan.
Ketua panitia pelaksana Mazrinal Nasution menjelaskan, kegiatan bertujuan meningkatkan SDM dari pelatih dan asisten pelatih NPC dan pelatih SLB dari Kabupaten dan kota, serta pengurus NPC Sumut.
"Dari hasil penataran ini diharapkan para peserta dapat mensosialisasikan ilmunya, terutama bagi pedoman pelatih dalam menjalankan program latihan nanti. Selain itu bertujuan untuk meningkatkan kebugaran terhadap anak didik kita supaya terarah, teratur, demi mendukung mereka meraih prestasi gemilang menuju Peparnas 2020 di Papua," pungkasnya.(cr10/tribunmedan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/npc-sumut_20171220_120451.jpg)