Berikut Alasan Mengapa Generasi Millenial Tidak Boleh Menunda Membeli Rumah

Ada sejumlah pandangan yang muncul bahwa generasi milenial terancam tidak bisa memiliki rumah.

Berikut Alasan Mengapa Generasi Millenial Tidak Boleh Menunda Membeli Rumah
www.shutterstock.com
Membeli rumah. 

TRIBUN-MEDAN.com -   Ada sejumlah pandangan yang muncul bahwa generasi milenial terancam tidak bisa memiliki rumah.

Pasalnya, generasi yang berusia antara 23-37 tahun ini memiliki gaya hidup yang tinggi, sehingga keinginan untuk membeli rumah dikesampingkan.

Country Manager Rumah123 Ignatius Untung menyebut, generasi milenial tidak hanya akan menjadi kelompok terbesar dalam bonus demografi Indonesia ke depan.

Namun demikian, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Rumah123 menunjukkan bahwa banyak generasi milenial masih belum menjadikan properti sebagai prioritas belanja. Ini terlihat pula dalam prioritas belanja dalam 6 bulan ke depan.

"Generasi milenial yang memiliki pendapatan Rp 3 juta sampai Rp 5 juta prioritas 6 bulan ke depan adalah traveling, gadget, dan komputer, baru properti," ujar Untung pada media briefing dan peresmian kantor baru Rumah123, Rabu (20/12/2017).

Adapun generasi milenial dengan pendapatan antara Rp 5 juta sampai Rp 8 juta memprioritaskan membeli gadget dan komputer, liburan, mobil, dan properti.

Sementara itu, mereka yang berpendapatan antara Rp 8 juta sampai Rp 15 juta memprioritaskan membeli gadget dan komputer serta properti.

"Kepemilikan rumah memang berkorelasi dengan penghasilan."

"Penghasilan sangat linier dengan kepemilikan properti," ungkap Untung.

Terkait hal ini, Untung meminta generasi milenial jangan menunda membeli properti.

Pasalnya, apabila ditunda, maka generasi milenial harus siap-siap kehilangan 4 sampai 8 persen ukuran properti yang bisa dibeli setiap tahunnya.

Halaman
12
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved