Breaking News:

MEMALUKAN! Jalan di Kota Medan Seperti Jalur Balap Offroad

"Dinas PU tetap harus bertanggungjawab terhadap situasi Jalan Ceret, yang kondisinya sudah tak ubahnya arena off road tersebut.

Tribun Medan/Ryan Juskal
Kondisi di Jalan Ceret, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Kamis (21/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Keluhan masyarakat yang berdomisili di Jalan Ceret, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah yang merasa sudah sangat tersiksa dua bulan terakhir, akibat galian parit untuk memperbaiki drainase di kawasan tersebut, membuat Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) Abdul Rani meradang.

Menurut anggota Komisi D DPRD Medan ini, kondisi di kawasan itu tetap harus menjadi tanggungjawab Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan.

"Dinas PU tetap harus bertanggungjawab terhadap situasi Jalan Ceret, yang kondisinya sudah tak ubahnya arena off road tersebut. Jika hari ini kita bicara kontraktornya, tetap kembali kepada pengguna anggaran, bahwa anggaran ini milik msyarakat yang dikelola oleh Dinas PU," katanya bernada geram Kamis (21/12/2017).

Menurutnya masyarakat, tidak mau tahu siapa kontraktornya yang membangun drainase di kawasan itu. Tapi, yang harus bertanggungjawab adalah Dinas PU. Itu harus segera diselesaikan.

Baca: Berikan Kenyamanan untuk Pejalan Kaki, Satpol PP Akan Tertibkan Pedagang di Jalur Pedestrian

"Jika tidak Komisi D siap, untuk beberapa hari ini turun dan melihat kondisi jalan apakah ada upaya Pemerintah Kota Medan untuk memperbaiki dan menyelesaikan jalan Ceret itu," tegasnya.

Dengan sampainya informasi terkait Jalan Ceret yang luar biasa becek dan tak ubahnya kubangan kerbau itu, Abdul Rani berterima kasih kepada masyarakat.

"Terima kasih persoalan ini sudah sampai ke saya. Karena saya bagian dari Komisi D, persoalan ini akan disampaikan ke Komisi D dan akan ditindaklanjuti walaupun tidak melalui protokoler surat masuk ke bagian umum. Namun karena ini sifatnya luar biasa rusak parahnya kondisi di Jalan Ceret yang merupakan bagian dari Kota Medan itu, apalagi jalan itu berada di Dapil III, di inti Kota, Kecamatan Medan Petisah, bisa langsung ditindaklanjuti," tuturnya.

Sebelum pengesahan R-APBD, ia sebagai Ketua Fraksi PPP akan menyampaikan di pemandangan di pendapat akhir Fraksi PPP khusus jalan Ceret ini. Komisi D harus menindaklanjuti kondisi jalan ini. Sebab menurutnya, hal ini sangat memalukan sekali.

Sebelumnya, Warga Jalan Ceret Khairiah Lubis mengeluhkan hal tersebut di dinding jejaring sosialnya yang berbunyi.

"Selamat pagi. Penampakan depan jalan rumah pagi ini. Makin asyik buat offroad, udah 2 bulan lho bisa off road," katanya yang menjelaskan Jalan Ceret, Sei Putih Tengah, Medan Petisah, sambil memposting gambar kondisi jalan tersebut.

Saat dihubungi via telepon seluler, Khairiah yang akrab disapa Awi ini mengaku, kondisi jalan tersebut membuat warga di kawasan itu terisolir.

"Kami tidak bisa melalui jalan tersebut, karena berlumpur cukup dalam. Kalau kami mau keluar bekerja, kami terpaksa harus memutar melalui ujung jalan Ceret," keluhnya bernada kesal.

Ironisnya, di ujung jalan Ceret ini juga ada penggalian saluran drainase ke parit. Setelah digali dan ditutup, namun tidak dipadatkan oleh pemborongnya. Sehingga jalanan itu tetap berlumpur, licin dan sangat berbahaya untuk dilalui.

"Sudah banyak warga yang jatuh dan terluka karena jalan itu. Selama pengerjaan jalan ini, saya juga tidak berani naik sepeda motor ke kantor. Saya pesan tranportasi online. Bahkan, kadang pengemudi juga merasa kesulitan melalui jalan tersebut. Kata pengemudi transportasi online, proyek di Jalan Ceret ini yang sangat lama sekali selesainya,"pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved