Penumpang Pajero Maut Bantah Mobil Terbalik karena Ayahnya Mengantuk saat Nyetir

Kakak korban kecelakaan maut di Jalan Parapat-Siantar membantah ayahnya tertidur saat membawa mobil.

Penumpang Pajero Maut Bantah Mobil Terbalik karena Ayahnya Mengantuk saat Nyetir
facebook
Feronica Anggraini semasa hidup. (Kanan) Mobil Pajero yang ditumpangi keluarganya. 

TRIBUN-MEDAN.com-Kematian Feronica Anggraeni dalam kecelakaan tunggal di jalan lintas Parapat-Siantar, Selasa (26/12/2017), masih meninggalkan duka bagi keluarganya.

Keluarga juga berusaha meluruskan informasi yang beredar di masyarakat tentang penyebab terbaliknya mobil Pajero yang di tumpangi lima perempuan bersaudari itu.

Sejak kabar kecelakaan itu, pemberitaan menyebutkan bahwa penyebab mobil tidak terkendali adalah ayah mereka, yang membawa mobil, ngantuk.

Karena sempat ketiduran, mobil dari Sibolga itu pun terlalu kepinggir dan akhirnya juru mudi pun banting stir yang membuat mobil terbalik.

Sopir dan empat penumpang selamat. Feronica Anggraini, 20 tahun, tewas di tempat.

Namun, kabar itu dibantah oleh Ng Caini, kakak Anggraini yang selamat dari kecelakaan itu.

Kepada medaninfo88, ia menjelaskan bahwa penyebab mobil tak dapat dikendalikan adalah ban pecah.

Menurutnya, ban belakang meledak ketika jalanan lumayan licin diakibatkan hujan yang lebat.

"Kejadian tersebut bukan diakibatkan karena mengantuknya ayah saya," katanya.

Dilansir dari smartnewstapanuli.com, tetangga korban, Eming, warga jalan Sutomo, Lingkungan I, Kelurahan Simaremare, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, Sumut, berencana menikah dengan seorang anak pengusaha ternama di Kota Sibolga.

Halaman
12
Editor: Liston Damanik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved