Viral Medsos

Miris! Bayi Meninggal di RSUD Aceh Singkil karena Perawat Tidak Ada yang Bisa Pasang Infus

Seorang bayi yang baru dilahirkan seberat 2,6 kg dikabarkan meninggal di RSU Aceh Singkil, Aceh, Kamis (28/12/2017).

Miris! Bayi Meninggal di RSUD Aceh Singkil karena Perawat Tidak Ada yang Bisa Pasang Infus
Kolase Facebook/Herawatihera

TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang bayi yang baru dilahirkan seberat 2,6 kg meninggal di RSU Aceh Singkil, Aceh, Kamis (28/12/2017).

Meninggalnya bayi yang dilahirkan ibu Hasriani ini, dikabarkan karena perawat di RSU Aceh Singkil menanganinya tidak profesional.

Informasi yang dihimpun Tribun-Medan.com, bahwa tidak ada petugas medis (perawat) yang bisa pasang infus bayi, yang sebelumnya sudah mendapat penangan dari dokter spesialis anak.

Ada pun yang bisa memasang infus bayi alasannya karena sedang ke luar kota, hingga si bayi meninggal dunia.

Baca: Video TKW Indonesia Ini Goda Majikannya untuk Mesum, Akhirnya Dilaporkan dan Beberkan Kelakukannya!

Baca: Heboh, Ratusan Putri Duyung Berimigrasi Tertangkap Kamera Drone, Hingga Jadi Perdebatan Netizen!

Postingan RSUD
Caputre Facebook/Herawatihera

Berikut unggahan pilu keluarga si bayi yang meninggal dunia, 30 Desember 2017 pukul 12:15.

"Inalillahi wainalillahi rojiun telah berpulang ke rahmatullah keponakan saya anak dari adik saya Hervina Vina jam 21.00. Semoga Allah swt memberi kekuatan kpd adik saya, sedih rasa nya tapi Allah lebih menyayangi nya."

"Kami sekeluarga sangat kecewa, bayi lahir secara sesar hari Kamis jam 15.30 WIB. Keluar dari kamar operasi bayi dalam keadaan menangis dengan berat badan 2,6, langsung dibawa ke ruang anak. Hari Jumat jam 09.00 pagi, dr spesialis anak visite dan menyarankan untuk pemasangan infus agar bisa dimasukkan antibiotika. Tapi Apa? Infus tak terpasang juga, dengan alasan yang pandai masang infus bayi lagi on the way (otw) ke Medan. Setelah keluarga marah-marah, infus baru terpasang pukul 16.00 sore. Sementara keadaan bayi sudah memburuk pukul 19.00 malam."

"Dokter spesialisnya datang dan keadaan bayi sudah memburuk, dan jam 20.00 malam si bayi dinyatakan meninggal. Dokter spesialisnya mengatakan, "maaf ini memang kelalaian kami pihak rumah sakit."

Halaman
123
Penulis: Abdi Tumanggor
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved