Ombudsman Bingung Penanganan Kasus Siswa Siluman SMAN 2 Medan Kok Lama Kali

Sejak pertengahan Desember 2017 lalu, Polda Sumut diketahui sudah memeriksa beberapa orang terkait kasus ini.

Ombudsman Bingung Penanganan Kasus Siswa Siluman SMAN 2 Medan Kok Lama Kali
Tribun Medan / Array
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara Abyadi Siregar (kanan) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar mempertanyakan tindaklanjut pengusutan yang dilakukan Polda Sumut terhadap kasus peserta didik ilegal di SMAN 2 dan SMAN 13 Medan.

Sejak pertengahan Desember 2017 lalu, Polda Sumut diketahui sudah memeriksa beberapa orang terkait kasus ini.

Namun,  belum diketahui hasilnya.

Menurut Abyadi, kasus ini terkesan lambat dituntaskan.

"Apakah sudah ada tersangka ditetapkan? Atau mungkin polisi tidak menemukan pelanggaran hukum dalam kasus itu? Ini harus dijelaskan ke publik," kata Abyadi di kantornya Jalan Mojopahit, Medan, Selasa (2/1/2018).

Baca: Pemeriksaan Kasus Siswa Siluman SMAN 2 Medan Berlangsung dari Pagi sampai Sore

Abyadi mengatakan, penyelesaikan kasus ini juga berkaitan erat dengan nasib para peserta didik ilegal.

"Peran pihak kepolisian sangat menentukan dalam proses penyelesaian siswa ilegal di SMAN 2 dan 13 tersebut," kata Abyadi.

Abyadi berharap, Kapolda Sumut Irjen Paulus Paulus Waterpauw menjadikan kasus ini sebagai perhatian khusus.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved