Tribun Millennial
Dari Sekolah Dasar Menulis, Kini Salsa Ciptakan Satu Cerpen dalam Sehari
Bagi sebagian orang, terutama kalangan remaja, menulis adalah suatu hal yang sulit, terlebih sampai bisa menjadikannya sebuah buku.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bagi sebagian orang, terutama kalangan remaja, menulis adalah suatu hal yang sulit, terlebih sampai bisa menjadikannya sebuah buku. Namun, bagi remaja yang duduk di kelas XII di Sekolah Sultan Iskandar Muda, Salsa Putri Sadzwana Sihombing, menulis sudah seperti kebutuhan dalam hidupnya.
Kegiatan menulisnya ini, bermula sejak ia duduk di bangku kelas dua Sekolah Dasar (SD). Ia mengatakan, dalam sehari minimal harus membuat satu cerita pendek (cerpen).
Berawal karena melihat serial buku kecil-kecil punya karya yang dibeli oleh sang ibu dan karena teman-teman yang berusia di bawahnya sudah bisa membuat novel, maka ia pun terpacu untuk juga bisa membuat karya berupa tulisan.
Baca: Eldin Pastikan Pro Penanggulangan Kemiskinan
"Sudah suka menulis sejak kelas dua Sekolah Dasar (SD), waktu itu di sekolah ada mata pelajaran mengarang, saat dikoreksi guru, hasil karangan Salsa dianggap bagus. Sejak itulah aku mulai suka menulis," ujar Salsa saat ditemui di Rumah Pintar Anak Soleh, Jalan Ksatria, Kelambir V, Medan, belum lama ini.
Baca: Rampok Taksi Online, Bocah Gunakan Tongkat Satpam dan Semprot Obat Nyamuk
Hingga sekarang ini, Salsa telah menerbitkan sembilan buku, di antaranya: Tersandung Hobiku (2013), PCPK My Spooky Moment (2013), PCPK Pesulap Misterius (2014), Komik Midnight Vampire (2014), Spooky Stories Revenge (2015), Anonymous Letter (2015), PCPK Move On (2015), Scary Dark Journey (2015), dan Pendekar Sejati Bukit Matahari (2018).
Baca selengkapnya di Tribun Medan edisi Tribun Millennial, Senin (15/1/2018)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/salsa-putri-sadzwana-sihombing_20180114_212836.jpg)