Investasi Rp 34 Triliun, Pelindo Akan Tingkatkan Kapasitas Pelabuhan Kualatanjung 20 Juta TEUs

Pelindo meningkatkan kapasitas dan layanan di beberapa pelabuhan lainnya, yaitu Pelabuhan Malahayati, Dumai, Belawan, dan Batam

Investasi Rp 34 Triliun, Pelindo Akan Tingkatkan Kapasitas  Pelabuhan Kualatanjung 20 Juta TEUs
TRIBUN MEDAN/Ayu Prasandi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono didampingi oleh Direktur Utama Pelindo 1, Bambang Eka Cahyana melakukan kunjungan ke Pelabuhan Kualatanjung, Rabu, (17/1/2018) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Total investasi pembangunan Pelabuhan Kualatanjung mencapai Rp 34 triliun.

"Tetapi tahap I pembangunan terminal multipurpose senilai Rp 4 triliun yang dikelola PT Prima Multi Terminal, sebuah anak usaha patungan sejumlah BUMN, yang terdiri dari Pelindo 1, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Waskita Karya," ujar Direktur Utama Pelindo 1, Bambang Eka Cahyana, Kamis (18/1/2018). 

Ia menjelaskan, selanjutnya, tahap II akan dilakukan Pengembangan Kawasan Industri 3000 Ha, tahap III Pengembangan Dedicated/Hub Port, dan tahap IV Pengembangan Kawasan Industri Terintegrasi.

"Kapasitas Pelabuhan Kualatanjung nantinya disiapkan mencapai 20 juta TEUs yang akan ditingkatkan secara bertahap hingga tahun 2023," jelasnya.

Ia menerangkan, pascaberoperasinya Pelabuhan Kualatanjung diharapkan akan menjadi hub bongkar muat barang untuk pasar domestik dari kapal-kapal bertonase besar, yang selama ini lebih memilih bersandar di Pelabuhan Port Klang di Malaysia dan Singapura.

Baca: 3 Menteri Tinjau Jalur Layang Kereta Api Medan - Kualanamu, Begini Progresnya

Baca: MENGEJUTKAN! Ahok Ditemukan Tewas Gantung Diri, Polisi Masih Sibuk Periksa Saksi

Baca: Sweatshirt Bunga Citra Lestari Jadi Juri Indonesia Idol 2018 Jadi Sorotan, Harganya Buat Gregetan

"Untuk mendukung kegiatan bogkar muat tersebut, Pelabuhan Kuala Tanjung telah dilengkapi berbagai sarana dan prasarana infrastruktur modern dan canggih," terangnya.

Ia mengungkapkan, selain penyelesaian pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung, saat ini pihaknya tengah meningkatkan kapasitas dan layanan di beberapa pelabuhan lainnya, yaitu Pelabuhan Malahayati, Dumai, Belawan, dan Batam.

"Hal itu sebagai upaya kami dalam menangkap pasar di Perairan Selat Malaka yang sangat besar, mencapai 100 juta TEUs per tahun. Sehingga, diharapkan dapat meningkatkan kinerja Pelindo 1 serta mendukung nawacita pemerintah dalam menekan biaya logistik di Indonesia,” ungkapnya.(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved