Breaking News:

News Video

Polisi Ungkap Pembunuhan Siswi SMA, 2 Tersangka Ditangkap, Begini Peran Masing-masing

Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 338 KUH Pidana Junto 365 dengan ancaman hukuman penjara lebih dari lima tahun."

Penulis: M.Andimaz Kahfi | Editor: Salomo Tarigan

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pelaku pembunuhan sadis terhadap siswi SMA 11 Medan, Anggi Syafitri Tanjung (17) yang terjadi pada Jumat (19/1/2018) di Jalan Bustaman Gang Satria, Pasar X Tembung, akhirnya ditangkap oleh pihak kepolisian, pada Sabtu (20/1/2018) malam.

Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira yang memaparkan kasus pembuhan sadis ini di Mapolrestabes Medan di Jalan HM Said, Medan, mengatakan terungkapnya kasus berawal dari  laporan petugas unit reskrim Polsek Percut Sei Tuan, pada Sabtu (20/1/2018) tentang adanya seseorang yang menjual Laptop merek Acer warna hitam.

Kemudian petugas unit reskrim Polsek Percut Sei Tuan, melakukan penyelidikan dan menemukan ciri-ciri orang yang menjual Laptop tersebut, di Pasar 10 Gang Sidodadi.

Baca: Perampok Panik karena Anggi Teriak, Pelaku Hujamkan Pisau ke Perut

Baca: PSMS MEDAN Luar Biasa! Babak Pertama, Gilas Persib Bandung 2-0

Baca: Pembunuhan Sadis Siswi SMA, Orangtua Anggi: Tolong, Tolong, Tega Kali Lah yang Bunuh Anakku Ini

Baca: MENGEJUTKAN, Pengakuan Blak-blakan Pembunuh Anggi Syahputri Tanjung

Petugas berhasil menangkap tersangka Agung Prasetyo (24), yang beralamat di Jalan Tembung Pasar 10, Gang Ikhlas nomor 7, Desa Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang berperan sebagai pembunuh.

Kemudian  Herianto alias Olan (30),  beralamat di Pasar 10 Gang Sidodadi nomor 104, Desa Klippa, Kecamatan Percut Seu Tuan,  berperan sebagai penjual barang hasil curian.

Putu menuturkan dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti diantaranya satu unit HP merek Samsung J2 milik korban, satu unit BPKP, dua buah STNK, uang sebesar Rp 2 juta , tiga buah gelang tangan, satu buah pisau, jilbab biru untuk menyekap wajah korban.

"Tersangka berhasil diamankan di Pasar 10 Gang Sidodadi. Motif yang digunakan tersangka pencurian dengan kekerasan," kata Putu, Minggu (21/1/2018).

Putu menambahkan,tersangka masuk kerumah korban melalui atap seng pintu belakang, dengan cara merusak atap rumah korban Anggi tersebut.

"Tersangka DPO tidak ada, karena setelah diinterogasi tersangka mengaku melakukan hanya sendiri dan meminta temannya untuk menjualkan barang-barang hasil kejahatan,“ ujar Putu.

Lebih lanjut, Putu menjelaskan bahwa pisau yang digunakan untuk membunuh korban Anggi didapatkan dari dapur rumah tersebut. Karena korban menjerit dan meronta, kemudian tersangka mengambil pisau dari dapur dan menusuk korban.

"Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 338 KUH Pidana Junto 365 dengan ancaman hukuman penjara lebih dari lima tahun," jelas Putu.

Perlu diketahui, korban Anggi Syahfitri Tanjung, ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi rumahnya dengan kondisi wajah hancur, tangan dan mulut terikat, pada Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat ditemukan, jenazah remaja bernama Anggi Syafitri Tanjung (17) itu terbenam dalam ember kamar mandi. Pertama kali, korban ditemukan oleh ibu kandungnya bernama Ani (46) yang kebetulan pulang kerja. (cr9/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved