Oplet Si Doel Dijual hanya Setengah Miliar Rupiah, Ini Sejarah Mobil Antik Tersebut

Mobil buatan Inggris ini dulunya memang pernah digunakan sebagai angkutan umum jenis oplet di Jakarta.

Tayang:
Editor: Tariden Turnip
KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG
Artis peran Rano Karno berpose dengan oplet legendaris Si Doel di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (29/10/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com - Anak-anak generasi 90-an mungkin familiar dengan sinetron Si Doel Anak Sekolahan, sebuah sinetron yang pernah tayang di layar kaca dan menjadi salah satu tontonan favorit masyarakat ketika itu.

Dalam cerita Si Doel, dikisahkan tentang cerita kehidupan keluarga sederhana dari seorang penarik oplet.

Jenis mobil yang digunakan sebagai oplet dalam sinetron Si Doel diketahui adalah Morris Minor 100 Traveler.

Mobil buatan Inggris ini dulunya memang pernah digunakan sebagai angkutan umum jenis oplet di Jakarta.

Saat ini sudah sangat sulit menemui Morris Minor yang masih beredar. 

Morris Minor Traveler 100 milik salah seorang anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang ikut serta dalam konvoi ke Bogor, Minggu (21/1/2018). Morris Minor 100 Traveler adalah mobil yang pernah digunakan sebagai oplet di Jakarta hingga tahun 1980-an.
Morris Minor Traveler 100 milik salah seorang anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang ikut serta dalam konvoi ke Bogor, Minggu (21/1/2018).(Kompas.com/Alsadad Rudi)

Salah satu Morris Minor yang masih tersisa di Jakarta adalah milik Salim, salah seorang anggota komunitas Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI). Ditemui saat PPMKI menggelar acara di Bogor pada Minggu (21/1/2018), Salim menceritakan asal mulanya memiliki mobil bermesin 1.000cc yang diproduksi tahun 1957 itu.

Menurut Salim, dirinya dulunya merupakan salah satu penarik oplet yang sempat mencicipi era Morrris Minor. Saat dilakukannya peremajaan oplet menjadi mikrolet pada tahun 1980, Salim pun membeli oplet yang digunakannya itu dari sang juragan.

 

"Saya sempat narik oplet dulu waktu ongkosnya masih Rp 30 perak. Tahun 1980 oplet diremajakan jadi mikrolet, pelatnya saya ganti hitam," ujar Salim.

Penampakan ruang kemudi dari Morris Minor Traveler 100 milik salah seorang anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang ikut serta dalam konvoi ke Bogor, Minggu (21/1/2018). Morris Minor 100 Traveler adalah mobil yang pernah digunakan sebagai oplet di Jakarta hingga tahun 1980-an.
Ruang kemudi Morris Minor Traveler 100 (Kompas.com/Alsadad Rudi)

Kondisi Morris Minor milik Salim terlihat sangat mulus. Sebab sejak 1980 sampai saat ini, Salim masih rutin merawat mobil miliknya itu. Warna biru yang merupakan warna operasional oplet terus dipertahankan.

Salim mengatakan Morris Minor miliknya pernah dipinjam untuk syuting film Si Doel Anak Sekolahan versi layar lebar. Menurut informasi, film ini masih dalam proses produksi dan nantinya akan tayang di bioskop.

Penampakan interior dari Morris Minor Traveler 100 milik salah seorang anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang ikut serta dalam konvoi ke Bogor, Minggu (21/1/2018). Morris Minor 100 Traveler adalah mobil yang pernah digunakan sebagai oplet di Jakarta hingga tahun 1980-an.
Interior Morris Minor Traveler 100.(Kompas.com/Alsadad Rudi)

Sampai sejauh ini, Salim menyebut sudah banyak yang tertarik ingin membeli Morris Minor-nya itu. Namun Salim mengaku belum menemukan harga penawaran yang cocok. Salim menyatakan tidak akan melepas mobil tersebut di bawah harga Rp 500 juta.

"Yang nawar Rp 300-400 juta sudah ada, cuma saya belum mau. Maunya Rp 500 juta," ujar Salim.

Morris Minor Traveler 100 milik salah seorang anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang ikut serta dalam konvoi ke Bogor, Minggu (21/1/2018). Morris Minor 100 Traveler ini pernah dipakai dalam shooting Si Doel The Movie.
Morris Minor Traveler 100 milik salah seorang anggota Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang ikut serta dalam konvoi ke Bogor, Minggu (21/1/2018). Morris Minor 100 Traveler ini pernah dipakai dalam shooting Si Doel The Movie. (Kompas.com/Alsadad Rudi)

Harga mobil antik ini hanya setengah dari yang disebutkan sutradara dan artis peran Rano Karno dalam konferensi pers  di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (29/10/2017).

Saat itu, Rano menuturkan orang yang serius tertarik membeli oplet bercat biru itu.

"Ada yang nawar, dan serius, tapi jujur saya bilang ini oplet kan engga ada surat-surat. Orang kita beli di kandang ayam cuma untuk kebutuhan film. Tapi orang itu mau, apa-apa yang penting bekas si Doel," tutur Rano.

Namun Rano menolak menjual oplet itu karena masih dibutuhkan sebagai properti film Si Doel The Movie.

"Oplet tahun 1957, ditawar katanya mau Rp 1 miliar. Enggak mau gue jual pokoknya. Sudah lama ditawarnya hampir setahun, dua tahun. Yang nawar juga orangtua bukan anak muda. Umur 70 tahunan dah," kata Rano.

Mengejar Sarah ke Belanda 

Dalam jumpa pers Si Doel The Movie di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (29/10/2017), sutradara Rano Karno mengatakan Si Doel The Movie akan melanjutkan kisah cinta segitiga karakter Doel, Zaenab, dan Sarah, yang diceritakan dalam sinetron seri Si Doel Anak Sekolahan.

Nantinya, Doel yang masih diperankan oleh Rano Karno akan mengejar Sarah (Cornelia Agatha) ke Belanda.

"Dulu waktu Sarah tinggalin Doel itu pergi ke Belanda. Sebenarnya kalau mau ada kelanjutan dulu seharusnya Doel nyusul ke sana. Tapi tahu sendiri waktu itu Doel belum punya uang ke Belanda. Iniliah saya jawab, artinya karena dalam waktu sekian waktu saya harus jawab sambungannya ke sana," papar Rano.

Ia menambahkan film sepanjang sekitar 1,5 jam itu akan menjawab pertanyaan tentang nasib Sarah, kabar Enyak (diperankan oleh Aminah Cendrakasih), dan terutama kehidupan Doel.

Menurut Rano, timnya akan menjalani shooting di Belanda selama sekitar 10 hari karena 70 persen ceritanya berpusat di negara itu dan 30 persen di Indonesia.

"Kali ini barangkali saya harus tampil dengan bahasa yang beda. Karena ada framing yang harus saya capai biar penonton lihatnya beda, walaupun secara basic tentang Doel," ucapnya.

Seperti sinetron serinya, Si Doel The Movie tetap menampilkan kisah yang romantis dengan bumbu komedi.

"Kalau dikatakan romantis ya orang berpikir Doel, Sarah, Zaenab pasti romantis. Tapi yang berangkat ke Belanda Doel dan Mandra. Kalau romantis Doel, yang ngaconya Mandra," ungkap Rano.

Namun Rano menekankan bahwa film Si Doel The Movie bukanlah film komedi.

"Si Doel drama. Cuma karena waktu itu ada almarhum Karyo (Basuki), Mandra, apalagi ada kekuatan Babe (Benyamin S), jadi ada kekuatan komedi," Rano menjelaskan.

"Tetapi ini bukan soal komedi slapstick yang jatuh bangun. Doel bukan seperti itu," kata Rano.

Film Si Doel The Movie akan dibintangi para artis peran yang terlibat pada sinetron serinya, di antaranya Maudy Koesnaedi (Zaenab), Cornelia Agatha (Sarah), Suti Karno (Atun), Aminah Cendrakasih (Enyak), dan Mandra.

ALSADAD RUDI

Artikel ini sudah tayang di kompas.com berjudul: Oplet Si Doel Dijual Setengah Miliar Rupiah

 
Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved