Alamak, Pencuri Jual Barang ke Oknum Aparat Untuk Senang-senang Bersama PSK

Pelarian Hendro Barus berakhir. Setelah malang melintang melakukan aksi pencurian motor bersama

Alamak, Pencuri Jual Barang ke Oknum Aparat Untuk Senang-senang Bersama PSK
Hendro Barus, sindikat pencuri motor yang akhirnya diringkus petugas Polsek Pancur Batu, Kamis (25/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Pelarian Hendro Barus berakhir. Setelah malang melintang melakukan aksi pencurian motor bersama tiga temannya, pria berusia 30 tahun itu ditangkap setelah aksi keenamnya.

Saat diamankan, tersangka tengah tidur pulas di kediamannya di Desa Lama, Kecamatan Pancur Batu.

Terakhir kali beraksi, Hendro menggasak motor Yamaha Vixion milik Ali Sartono. Kebetulan, pada Rabu (24/1/2018) kemarin, korbannya tengah salat di Masjid Al Ikhlas, Medan Tuntungan.

"Berdasarkan laporan itu, tim Reskrim kemudian melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi-saksi di lapangan. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, tersangka mengarah pada HB (Hendro Barus)," kata Kapolsek Pancur Batu, Kompol Choky Milala, Kamis (25/1/2018).

Berkat keterangan saksi-saksi itu, polisi pun mencari tersangka. Pada Rabu (24/1/2018) malam, petugas akhirnya menangkap Hendro. Dari tangannya, disita sepeda motor Ninja R dan Yamaha Vixion hasil kejahatan.

Baca: Nekat! Pengunjung Tahanan Selipkan Sabu di Roti

"Tersangka ngakunya sudah enam kali beraksi. Dia sempat menyebut tiga nama pelaku lainnya," kata Choky. Adapun tersangka yang masih diburon yakni Tata Karokaro (31) warga Bajak V, Marindal, Wahyu alias Randong dan Wanda Barus keduanya warga Jalan Bakti, Desa Lama, Pancur Batu.

"Dari pengakuan tersangka HB, motor curian biasanya dijual pada oknum aparat di kawasan Delitua. Namun, tersangka HB mengatakan, tersangka TK (Tata Karokaro) yang menjual motor curian pada oknum aparat itu," katanya.

Menurut keterangan tersangka, uang hasil kejahatan digunakan untuk bersenang-senang. Selama ini, uang hasil penjualan barang curian digunakan untuk bersenang-senang dengan pekerja seks komersial (PSK).

(Ray/tribun-medan.com)

Penulis: ArgusA
Editor:
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved