Pecinta Reptil Mati Dibelit Piton Kesayangannya, Sang Ibu Justru Bersikeras Tetap Pelihara

Brandon ditemukan ibunya dalam kondisi tidak sadar dalam posisi tengkurap.

Tayang:
TribunStyle/Kolase
Dan Brandon bersama ularnya. 

TRIBUN-MEDAN.com-Seorang pria pecinta ular akhirnya mati di tangan peliharaannya sendiri.

Dan Brandon, dibunuh oleh ular piton kesayangannya bernama Tiny pada 25 Agustus lalu di rumahnya di Church Crookham, Hampshire, Inggris.

Nahas, saat menunjukkan rasa sayang pada reptil tersebut, Brandon justru dililit hingga mengalami sesak nafas.

Kendati ular tersebut telah merenggut nyawa putranya, sang Ibu, Babs tetap merawat ular tersebut.

Bukan tanpa alasan, Babs mengaku ular itu mungkin hanya ingin menunjukkan kasih sayangnya pada Brandon, meskipun caranya terlampau salah.

Dilansir TribunStyle.com dari Metro, peristiwa ini semula diketahui sang ibu ketika mendengar suara dentuman yang keras dari kamar Brandon.

Semula, Babs berpikir jika itu adalah suara benda yang jatuh atau semacamnya.

Namun, saat dia pergi ke menuju kamarnya, Brandon sudah ditemukan dalam kondisi tidak sadar dalam posisi tengkurap.

Babs segera melakukan panggilan darurat, sayangnya nyawa sang putra tak bisa ditolong.

Ketika itulah, Babs sadar jika Tiny tidak berada di dalam tangkinya.

Benar saja, berdasarkan hasil pemeriksaan, Patalog Dr Adman Al Badri mengatakan jika Brandon mengalami pendarahan di belakan matanya, pembuluh darahnya pecah, serta paru-parunya pun terlihat sesak.

"Brandon jelas terlihat sehat dan tidak memiliki penyakit apa pun," tegas Adman.

Tidak ditemukan pula bekas gigitan, atau luka tusukan di tubuh Brandon.

Satu-satunya penyebab terbesar kematiannya adalah karena lilitan ular sepanjang delapan kaki empat inci ini.

metro
metro ()

Brandon menyimpan 10 ular dan 12 tarantula di kamarnya, salah satunya adalah Tiny.

Tiny sendiri merupakan seekor ular berjenis Piton Afrika.

metro
metro ()

Diduga saat kejadian berlangsung, ular itu sedang melilitnya.

Dan tanpa sengaja, Brandon melakukan sesuatu yang membuat ular itu bereaksi tidak normal.

Brandon telah mengabdikan 16 tahun hidupnya untuk merawat hewan-hewan itu. (TribunStyle.com/ Salma Fenty Irlanda)

Sumber: TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved