Dinkes Siapkan 10 Ribu Penerima PBI BPJS Gratis Bagi Warga Prasejahtera
inas Kesehatan Kota Pematangsiantar pada TA 2018, menyediakan anggaran sebesar Rp 2,76 miliar,
Penulis: Dedy Kurniawan |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan
TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar pada TA 2018, menyediakan anggaran sebesar Rp 2,76 miliar, untuk pembiayaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Dana diperuntukkan bagi 10 ribu jiwa warga yang Kota Pematangsiantar.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Siantar, dr Ronald Saragih menjelaskan keseluruhan jumlah 10 ribu jiwa penerima PBI itu meningkat drastis dari tahun anggaran 2017, yang hanya menampung 2000-an PBI.
"Dari 10 ribu jiwa yang ditargetkan, yang telah terdata masih 4.893 jiwa. Sehingga, Pemko Siantar masih membutuhkan 5.107 jiwa lagi, untuk dicover melalui PBI BPJS Kesehatan," katanya di kantor Dinas Kesehatan Pematangsiantar Jalan Merdeka, Jumat (26/1/2018).
Baca: PSM Makassar Pupus Asa Persib Bandung, PSMS Medan Buka Peluang ke Perempat Final
Disampaikan Ronald bahwa 10 ribu jiwa masyarakat yang ditampung melalui PBI BPJS Kesehatan, tidak dibebankan anggaran (biaya) alias gratis.
Iuran peserta PBI sepenuhnya, per bulannya, ditanggung pembiayaannya melalui APBD Kota Siantar tahun 2018.
"Untuk itu, ia menginformasikan bagi masyarakat pra sejahtera yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan, agar segera mendaftar melalui kelurahannya masing masing. Jadi masyarakat bisa mengurusnya melalui kelurahan, dengan ketentuan dan syarat yang ditetapkan oleh Dinas Sosial," jelas dr Ronald Saragih.
Sesuai data yang diterima oleh Dinas Kesehatan Kota Siantar, tercatat jumlah masyarakat Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan sebanyak 81.100 jiwa.
Dengan perincian, yang dicover pemerintah pusat melalui APBN sebanyak 72.439 jiwa.
Sedangkan melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebanyak 3.768 jiwa. Sementara Pemko Siantar, dari 10 ribu jiwa yang ditargetkan, yang telah dicover sebanyak 4.893 jiwa.
Dengan bertambahnya target jumlah PBI di Kota Siantar menjadi 10 ribu jiwa, dr.Ronald menegaskan bukan berarti jumlah masyarakat miskin di Kota Siantar semakin meningkat. Melainkan, hal itu dilakukan, agar seluruh masyarakat memiliki jaminan kesehatan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dinas-kesehatan-siantar_20180126_223318.jpg)