Breaking News:

Polda Sumut Jelaskan Kenapa Tersangka Kasus Penipuan Mujianto Tidak Ditangkap

"Lagian, tidak ada pasal di Undang-Undang Republik ini yang menyatakan tersangka itu harus ditahan, gak ada,"

Penulis: akb lama | Editor: Salomo Tarigan
Tribun Medan / Sofyan Akbar
Massa dari Forum Anak Bangsa melakukan demo di Mapolda Sumut dan meminta agar Mujianto ditahan oleh petugas kepolisian, Jumat (26/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi demo yang dilakukan Forum Anak Bangsa mendapat kritikan pedas dari Polda Sumut, khususnya Dir Krimum, Kombes Andi Rian saat dijumpai pascasalat Jumat di pelataran Masjid Polda Sumut, Jumat (26/1/2018).

Andi mengatakan, para pendemo itu salah sasaran. "Seharusnya yang mereka demo itu bukan Polda, tapi pengadilan. Karena berkas Mujianto sudah kita serahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU),"kata Andi.

Mengenai kenapa Mujianto tidak ditahan, Andi Rian menyatakan masalah ditahan atau tidak itu urusan penyidik. "Jangan dipaksa saya kalau Mujianto harus ditahan. Itu gawean penyidik. Lagian, tidak ada pasal di Undang-Undang Republik ini yang menyatakan tersangka itu harus ditahan, gak ada,"ujarnya.

Baca: GEMPA LAGI! Lebak dan Jakarta Berguncang, Karyawan Berlarian, Ngeri Ingat Kata Mbah Mijan

Baca: Sial! Maulana Dilempari Batu, Temannya Malah Asyik Berduaan dengan Janda

Diakuinya, berkas Mujianto sudah diserahkan ke Jaksa. Seharusnya, sambungnya, para pendemo harus mengontrolnya di sana (Jaksa) bukan demo di Polda Sumut.

Sementara itu, ratusan massa dari Forum Anak Bangsa yang dikoordinasi Marlon Purba pascasalat Jumat bergerak ke kantor Mujianto yang berada di Jalan Sudirman.(Akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved