Polisi Tangkap 30 Penyalahguna Narkotik dalam 10 Hari

Kepolisian Resort Simalungun beserta jajaran polsek-polseknya mengamankan 30 orang pelaku penyalahguna narkotika.

Polisi Tangkap 30 Penyalahguna Narkotik dalam 10 Hari
net
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Kepolisian Resort Simalungun beserta jajaran polsek-polseknya mengamankan 30 orang pelaku penyalahguna narkotika dari berbagai lokasi. 17 orang di antaranya pria, dan tiga orang wanita yang terbukti sebagai pemakai, dan pengedar narkotika. 

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan menjelaskan, 30 orang diamankan dalam kurun waktu 10 hari. Tak hanya di wilayah hukum Simalungun, beberapa di antaranya diamankan di wilayah hukum Polres Siantar. 

"Total semua 30 orang diamankan dengan berbagai peran masing-masing. Mereka semua ditangkap selama kurun waktu 10 hari," ungkap Marudut bersama Kasat Resnarkoba Polres Simalungun AKP Manaek Sahala Ritonga, Kapolsekta Tanah Jawa Kompol MSilaen, Kapolsek Bangun AKP Putra Jani Purba, Kapolsek Perdagangan AKP Daniel A. Tambunan, dan Kapolsek Serbelawan AKP Edi Sukamto ketika menggelar perkara di Asrama Polisi Jalan Asahan, Selasa (23/1/2018).

Baca: Warnet Mitra Diduga Jadi Lapak Peredaran Narkoba

Para tersangka diamankan sesuai 17 Laporan Polisi. Pihak petugas menyita barang bukti berupa sabusabu seberat 164 Gram, ganja seberat 1 kg. Petugas juga menyita sepeda motor para penyalahguna narkotika yang dipakai bertransaksi sebanyak delapan unit, dan senjata softgun serta uang tunai. 

"Barang bukti sabu diamankan 164 Gram, ganja 1 Kg dan delapan sepeda motor. Dari para pelaku ini nuga disita sepeda motor delapan unit. Dan juga softgun dari oknum TNI yang ditangkap di Jalan KSAD Pematangsiantar. Total uang tunai bukti transaksi Rp 6.313.000. Mereka dikenakan pasal dipersangkakan yakni Pasal 114 ayat (2), (1), Pasal 112 ayat (2), (1), Pasal 111 ayat (1), Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman seumur hidup," jelas Marudut Liberty Panjaitan.

Baca: Kepala Rutan Dicopot, Fasilitasi Mobil kepada Big Bos Napi Narkoba Afin Lehu Bebas Pelesiran

Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Manaek Sahala Ritonga mengatakan, selama menjabat ia menerapkan pengembangan berantai setiap berhasil menangkap penyalahguna narkotika. 

"Selama menjabat ini setiap penangkapan tidak berhenti disatu orang, tapi terus dilakukan pengembangan secara berantai memaksa mereka bersuara," katanya.

Narkotika senilai ratusan juta, di antaranya hasil tangkapan Sat Res Narkoba Simalungun, Polsek Tanah Jawa, Polsek Perdagangan, Polsek Bangun, Polsek Serbalawan.(*)

Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved