Breaking News:

Pekerja Bangunan Digigit Komodo, Dapat Jahitan di Bagian Tangan dan Kaki Kanan

Yosef Paska (42), seorang pekerja bangunan yang digigit Komodo di Loh Buaya, Pulau Rinca, Desa Rinca

Estu Suryowati/KOMPAS.com
ilustrasi Komodo 

TRIBUN-MEDAN.COM, BORONG- Yosef Paska (42), seorang pekerja bangunan yang digigit Komodo di Loh Buaya, Pulau Rinca, Desa Rinca, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo.

Kepala Taman Nasional Komodo, Sudiyono, mengatakan, dirinya menerima informasi bahwa Yosef menerima jahitan luka di bagian kaki kanan dan tangan kanannya.

“Kemarin korban itu dievakuasi dari Loh Buaya, Pulau Rinca dengan speedboat milik Balai Taman Nasional Komodo langsung dibawa ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo untuk ditangani secara intensif. Sobekan luka yang besar itu di bagian kaki kanan, sementara di bagian tangan kanannya luka kecil. Kami terus memantau perkembangan pasien yang digigit komodo,” katanya saat dihubungi, Jumat (1/12/2017).

Saat ditanya apakah pekerja bangunan di Taman Nasional Komodo mengenakan alat-alat safety ketika bekerja, Sudiyono menjelaskan, pihaknya sudah menginformasikan kepada pihak kontraktor agar pekerja bangunan atau pekerjaan lainnya didukung oleh alat-alat keselamatan kerja.

“Pihak Balai Taman Nasional Komodo sudah serahkan kepada kontraktor untuk keselamatan pekerjanya. Selain itu, kami sudah mengingatkan kontraktor terkait dengan perilaku Komodo yang ada di kawasan Taman Nasional Komodo. Biasanya Komodo itu mencari daerah-daerah lembap, seperti kamar mandi dan WC,” ungkapnya.

Baca: Tawarkan Mahar Rp 100 Juta, Pria Lumpuh Asal Taiwan Dapat Calon Istri dari Indonesia

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Balai Taman Nasional Komodo, Margaretha Priska, menuturkan, sejak 1974, sudah ada 31 korban yang digigit komodo. 

“Pertama kali yang digigit komodo tahun 1974 adalah Baron Rudolf dan meninggal dunia. Total keseluruhan yang meninggal dunia akibat digigit komodo adalah lima orang termasuk Baron Rudolf. Paling banyak yang digigit komodo adalah orang-orang lokal di Pulau Rinca dan Komodo sebanyak 12 orang karena memang interaksinya dengan binatang komodo paling tinggi,” tuturnya.

Yosef digigit komodo, Kamis (30/11/2017) sekitar jam 11.30 Wita, di bagian kaki kanan dan tangan kirinya. Dia sedang mengerjakan bagian kamar mandi cuci kakus di bagian front office Kantor Resor Loh Buaya, Pulau Rinca, saat seekor komodo tiba-tiba menyerangnya.

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Pria yang Digigit Komodo Dijahit di Bagian Tangan dan Kaki Kanan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved