Super Blue Blood Moon

BMKG: Medan Berawan, Terancam Tidak Bisa Menyaksikan Supermoon

Gerhana yang terjadi bersamaan dengan fenomena blue moon dan supermoon ini terakhir kali terjadi satu setengah abad lampau.

BMKG: Medan Berawan, Terancam Tidak Bisa Menyaksikan Supermoon
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Gerhana bulan Lunar Trifecta akan terjadi pada Rabu (32/1/2017).

Fenomena alam ini ddapat disaksikan di beberapa wilayah di belahan wilayah Indonesia, salah satunya dari Sumatera Utara.

Namun sepertinya masyarakat di Kota Medan akan kehilangan moment ini, karena langit Kota Medan tertutup angin tebal. Kondisi cuaca ini sebelumnya sudah diprediksi oleh Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika

"Terkait kondisi cuaca jelang gerhana bulan, Medan diprediksi terjadi hujan ringan, langit tertutup awan mencapai 87%," ujar Kepala Stasiun Meterologi Maritim Belawan, Abdul Aziz melalui sambungan telepon, Rabu (31/1/2018)

Fenomena Super Blue Blood Moon atau Supermoon akan terjadi hari ini, Rabu (31/1/2018). Supermoon ini juga bertepatan dengan Bulan Total, dimana posisi matahari, bumi dan bulan berada pada satu garis lurus.

Gerhana yang terjadi bersamaan dengan fenomena blue moon dan supermoon ini terakhir kali terjadi satu setengah abad lampau, tepatnya pada 31 Maret 1866 atau 152 tahun yang lalu. Eklips seperti ini disebut super blue moon atau gerhana bulan kemerahan.

Gerhana ini terjadi saat purnama bulan berada dalam jarak terdekatnya dengan bumi sekitar 360.000 km. Hal ini menyebabkan ukuran bulan yg terlihat menjadi 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang daripada biasanya.

Meskipun fenomena ini merupakan fenomena langka, namun masyarakat diharapkan mewaspadai tinggi pasang maksimum hingga mencapai 1,5 meter karena adanya gravitasi bulan dengan matahari di wilayah Indonesia diantaranya di pesisir Sumut, Sumbar, Selatan dan Utara Lampung, Jakarta Utara, Utara Jateng, Utara Jatim dan Kalimantan Barat.

Keseluruhan gerhana bulan akan terjadi selama 5 jam 17 menit dengan durasi gerhana total 1 jam 16 menit 4 detik. Proses gerhana dimulai sejak matahari terbenam sampai tengah malam dan puncak gerhana bulan total terjadi pada pukul 20.31 Wib. (ryd/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved