PSMS vs Persebaya

Duel Klasik PSMS Medan vs Persebaya, Suporter Ayam Kinantan Kibarkan Kain Ulos

Pertandingan klasik PSMS melawan Persebaya merupakan klub dengan sejarah panjang yang berasal dari kompetisi perserikatan

Tayang:
Terlihat suporter PSMS Medan antusias mendukung kesebelasannya 

TRIBUN-MEDAN.com - Pertandingan klasik PSMS melawan Persebaya merupakan klub dengan sejarah panjang yang berasal dari kompetisi perserikatan dan merupakan musuh bebuyutan antara tim yang mewakili kekuatan serta fanatisme sepak bola di Pulau Sumatera dan Jawa.

PSMS bersua Persebaya Surabaya pada laga perempat final di Stadion Manahan Solo, Sabtu (3/2). Ini merupakan pertemuan kali kedua bagi dua tim promosi Liga 1 Indonesia 2018, setelah bentrok di babak pamungkas Liga 2 2017.

Pada pertemuan di final Liga 2 2017, Bajul Ijo sukses mengalahkan PSMS dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 28 November 2017.

Terlihat sebelum pertandingan suporter PSMS Medan mengibarkan kain ulos di tribun penonton. Mereka tampak bersemangat mendukung kesebelasannya, berharap bisa menang melawan Persebaya Surabaya.

Manajer Persebaya Surabaya, Chairul Basalamah seperti yang dilansir CNNIndonesia mengaku sangat antusias timnya bersua PSMS Medan di perempat final Piala Presiden 2018.

Ia pun menyebut laga ini merupakan duel klasik di turnamen pramusim.

PSMS Medan vs Persebaya Surabaya
PSMS Medan vs Persebaya Surabaya (Instagram/psmsmedanofficial)

Chairul Basalamah, berpendapat laga melawan PSMS Medan bakal berlangsung seru dengan tensi tinggi.

Manajer Persebaya Surabaya Chairul Basalamah mengaku antusias timnya bersua Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2018. 

“Kami baru saja bertemu PSMS, baru beberapa bulan lalu. Tapi buat kami, ini laga klasik. Pertandingan ini bakal berlangsung seru,” ucap Chairul.

“Dan menariknya lagi adalah PSMS sudah banyak berubah, banyak pemain asing, dan performa mereka bagus. Tim kami juga sudah berubah, ada pemain asing. Saya yakin nanti akan jadi laga yang menarik,” ucapnya melanjutkan.

Sementara itu, PSMS Medan akan lebih waspada bermain di babak perempat final. Skuat arahan Djadjang Nurdjaman tak akan gegabah memainkan strategi menyerang.

Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja mengungkapkan, tim berulukan laskar Ayam Kinantan bakal memperkuat lini bertahan sesuai evaluasi sebelumnya.

Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja menerangkan timnya akan lebih berhati-hati lawan Persebaya. 

Senada dengan Chairul, Julius menerangkan banyak perubahan yang terjadi dalam skuatnya pascapromosi dari Liga 2.

Salah satunya adalah PSMS Medan kini diperkuat pemain asing seperti Reinaldo Lobo dan Sadney Urikhob.

“Evaluasi dari kami pasti ada, sudah dilakukan coach Djanur [Djadjang Nurdjaman] dengan beberapa rotasi pemain. Terutama penjaga gawang [Abdul] Rohim yang kemarin cedera, sekarang sudah bisa main, pertahanan akan diperbaiki,” kata Julius.

“Kami juga diperkuat pemain asing lain yakni Wilfried Yessoh. Dia bermain di posisinya sebagai penyerang,” katanya menambahkan.

Yessoh merupakan pemain asal Pantai Gading. Kedatangannya menjadi harapan baru di lini depan tim kebanggaan masyarakat Sumatera Utara ini, terutama dalam mengarungi kompetisi Liga 1 nanti.

Lebih lanjut, Julius juga memastikan para suporter PSMS Medan akan datang ke Solo untuk memberi dukungan. (bac)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved