Pilgub Sumut 2018

Dukung Program Nawacita, Relawan Jokowi Bertransformasi Jadi Relawan Djarot-Sihar

"Langkah ini untuk mendukung program nawacita presiden, Djarot kami percaya dapat membenahi birokrasi di Sumut,"

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN/Fatah Baginda Gorby
Heryanson Munthe (paling kanan) duduk bersebelahan pasangan Djarot-Sihar pada acara Bara Djoss, Minggu (3/2/2018) 

Laporan Wartawan Tribun-Medan, Fatah Baginda Gorby

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Era nostalgia Pilpres 2014, terulang kembali. Bagaimana tidak? Relawan pemenangan Jokowi dahulu, kali ini bertransformasi menjadi relawan pemenangan Djarot Syaiful Hidayat - Sihar Sitorus .

Komunitas yang bernama Barisan Relawan Djarot Sihar (Bara Djoss) tersebut melakukan deklarasi di Gedung Madinah AlMunawarah, Asrama Haji, Minggu (3/2/2018).

Ketua Bara Djoss Heryanson Munthe mengungkapkan pihaknya terdiri dari 33 kabupaten/ kota yang ada di Indonesia.

"Dahulu sejak 2013 kami tekah berdiri dengan tujuan mendukung Jokowi menjadi Presiden RI. Dahulu grup relawan ini bersatu dan pada 2014 ikut menyukseskan pilpres," katanya.

Heryanson menuturkan,pihaknya bertransformasi menjadi relawan untuk pasangan Djarot-Sihar karena melihat ada kesesuaian Djarot dengan kepemimpinan Jokowi.

Baca: Pertemuan Artis Cantik Alexandra Gottardo dan Nenek Saulina (92 Tahun) Penuh Haru

Baca: Ijeck Lepas Family Fun Walk, Jalan Sehat Bersama Ribuan Alumni Yaspendhar

"Langkah ini untuk mendukung program nawacita presiden, Djarot kami percaya dapat membenahi birokrasi di Sumut," katanya.

Menurutnya, rekam jejak Djarot linier dengan kepemimpunan Presiden Joko Widodo.

Ia menjelaskan grup Bara Djoss terdiri dari 32 elemen, termasuk para pengemudi becak.

Heryanson menghimbau kepada para relawan agar tidak melakukan kampanye hitam, dan segera melaporkan apabila ada pihak-pihak yang melakukan black canpaugn pada pasangan tersebut.

 Ia juga menjelaskan Bara Djoss berdiri atas gerakan swadaya relawan, bukan berada di bawah partai politik.

"Kami berdiri sendiri, dengan melakukan swadaya masing-masing," katanya. 

Ia berharap proses pemilukada dapat berjalan lancar, demokratis tanpa ada isu SARA di dalamnya.

Sementara itu Sekretaris DPD PDIP, Soetarto menjelaskan pihaknya menyambut baik gerakan tersebut.

"Kami menyambut baik, 1500 orang dapat berkomitmen mendukung Djarot. Beliau (Djarot) juga mengapresiasi serta mengimbau agar para keluarga relawan juga ikut mendukung," pungkasnya.(cr7/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved