Pilkada Serentak

Jika Dinyatakan Tak Lolos, Pasangan Rimso Sinaga-Bilker Purba Siap Layangkan Gugatan

"Silakan kalau mau menggugat. Silakan ajukan gugatan ke Panwaslih atau langsung ke DKPP,"kata Pandapotan

Penulis: Tommy Simatupang | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Tommy SImatupang
Komisioner Penanganan dan Penindakan Panitia Pengawas Pemilih Kabupaten Dairi, Pandapotan Rajagukguk saat ditemui si Kantor Panwaslih Kabupaten Dairi, Selasa (5/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Bakal Pasangan Calon Bupati Jalur inpenden Kabupaten Dairi, Rimso Sinaga-Bilker Purba telah menyiapkan gugatan jika dinyatakan tak lolos verifikasi faktual terakhir.

Rimso Sinaga menilai banyak kecurangan yang terjadi dalam verifikasi faktual. Ia mengatakan pihak Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih) telah melanggar tupoksinya. Menurutnya, permintaan penunjukkan KTP asli bagi pendukungnya telah menyalahi aturan.

"Panwaslih semestinya hanya sebagai pengawas bukan ikut melakukan verifikasi. Yang hanya boleh meminta KTP itu PPS dari KPU, jika memang ragu,"kata Rismo via WhatsApp, Selasa (5/2/2018).

Dengan ini, ia menilai Panwas sering melakukan intimidasi terhadap para pendukungnya.

Baca: Penyair Legendaris Tengku Amir Hamzah di Mata Djarot

Baca: Dua Bulan Ayah Hilang di Laut, Keluarga Ini Terpaksa Luntang-lantung

Menjawab hal ini, Komisioner KPU Kabupaten Dairi Bidang Teknis, Freddy Sinaga mengatakan dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 dan 5 tahun 2017 yang hanya PPS yang dapat meminta KTP asli pendukung. Pihak Panwas hanya bersifat mendampingi.

"Panwas memang tidak boleh melakukan verifikasi faktual. Yang melakukan verifikasi hanya PPS dan verifikator. Jika PPS meragukan bisa meminta KTP asli,"ujarnya.

Sementara Komisioner Pamwaslih Bidang Sengketa, Pandapotan Rajagukguk mengatakan hal ini dilakukan karena ragu atas semua dukungan tersebut. Ia mengatakan hal ini dilakukan sesuai dengan PKPU 3 Pasal 23 ayat 7.

"Silakan kalau mau menggugat. Silakan ajukan gugatan ke Panwaslih atau langsung ke DKPP,"katanya.(tmy/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved