News Video
Melihat Proses Pembuatan Dupa, Ukuran Besar Dibandrol hingga Rp 230 Ribu Per Batang
Menjelang perayaan Imlek pada 16 Ferbruari 2018, permintaan hio atau dupa pun kian meningkat.
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Menjelang perayaan Imlek pada 16 Ferbruari 2018, permintaan hio atau dupa pun kian meningkat.
Tribun Medan lantas melihat langsung proses pembuatan dupa di home industry Jalan TB Simatupang Medan.
Wangi menyengat tercium di sekitar pabrik, pengamatan Tribun Medan aroma tersebut berasal dari semprotan pewangi dupa yang dilakukan seorang pekerja perempuan.
Penyemprotan ini termasuk tahap-tahap akhir sebelumnya dikemas.
Permintaan dupa akan terus meningkat hingga 70 persen, harganya pun bervariasi tergantung ukuran, yakni mulai dari Rp 18 ribu hingga Rp 230 ribu per batang.
Satu di antara pekerja bernama Rika menyebutkan bahwa proses pembuatan dupa dilakukan tak hanya menjelang perayaan Imlek.
“Kita produksi hio setiap hari, tidak hanya pada perayaan Imlek. Tapi produksi di perbanyak pada perayaan Imlek. Karena permintaan otomatis meningkat hingga 70 persen. Kita juga kirim keluar kota, seperti Riau dan Palembang.” Kata Rika kepada Tribun Medan.
Baca: Tribun Medan Buka Channel Youtube Baru, Yuk Subscribe Tribun MedanTV
Baca: Sambut Imlek, Vinkoo Creativent Gelar Bazaar Jakarta Festival 2018, Dimeriahkan 50 Booth Fashion
Baca: Sogo Gelar Fashion Show Chinese New Year 2018, Ada Penawaran Menarik Jelang Imlek
Pembuatan dupa pun dilakukan dengan cara unik, untuk ukuran yang kecil serbuk kayu ditempel dengan menggunakan mesin sedangkan untuk ukuran yang besar dikerjakan dengan tangan.
Waktu pengerjaan juga berbeda, untuk yang ukuran besar memerlukan waktu satu bulan, hal ini lantaran proses pengeringannya memakan waktu hingga tiga minggu.
Simak videonya di bawah ini;
Videografer: Muhammad Daniel Effendi Siregar
Ayo subscribe channel youtube Tribun Medan di Tribun MedanTV
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/hio__20170122_180817.jpg)