SMA Panca Budi Akan Jadi Sekolah Pendidikan Internasional

Dengan visi dan misi tersebut, dalam satu hingga empat tahun ke depan, SMA Panca Budi siap untuk menjadi sekolah yang berpendidikan internasional.

Tayang:
Penulis: Liska Rahayu |
Tribun Medan / Victory
Sekolah Panca Budi Medan 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Liska Rahayu

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Perguruan Panca Budi menekankan kepada pendidikan karakter dan akhlak untuk setiap anak didiknya, khususnya unit SMA.

Sekolah ini memiliki visi dan misi yang jelas untuk menuju kegiatan internasional.

Dengan visi dan misi tersebut, dalam satu hingga empat tahun ke depan, SMA Panca Budi siap untuk menjadi sekolah yang berpendidikan internasional.

"Dalam satu, dua, tiga atau empat tahun kemudian, kita sudah mengarah kepada pendidikan internasional, tapi bukan sekolah internasional. Bagaimana caranya untuk menuangkan visi kita itu, yaitu dalam bentuk-bentuk kegiatan," jelas Kepala Sekolah SMA Panca Budi Indra Syahputra Nasution, Rabu (7/2/2018).

Kegiatan yang dimaksud adalah kegiatan internasional yang menunjang visi SMA Panca Budi.

Baca: SMP Panca Budi Ajak Siswanya Kunjungi Kapal Perang India

Di antaranya Study Tour ke luar negeri, pengiriman siswa berprestasi untuk mengikuti lomba di luar negeri dan aktif mengikutkan siswa ke AFS, yaitu ajang pertukaran pelajar internasional.

Saat ini bahkan ada satu orang siswa SMA Panca Budi yang masih berada di Swiss yang tengah menjalani program pertukaran pelajar.

Tidak hanya fokus membawa anak-anak didiknya menuju sekolah dengan pendidikan internasional, SMA Panca Budi juga menerapkan nilai-nilai keIslaman di sekolahnya. Mereka memakai sistem Beriman dan Bertakwa.

Untuk memenuhinya, sekolah ini memberlakukan kegiatan solat berjamaah, Dhuha dan saritilawah, serta kegiatan lainnya yang berhubungan dengan keagamaan.

"Untuk meningkatkan kompetensi siswa, kita juga mengadakan ekskul. Ekskul yang saat ini menjadi ikon di SMA itu adalah futsal," ujar Indra.

Tidak hanya futsal, SMA Panca Budi juga memiliki ekskul voli, karate, tari, seni suara, fotografi dan yang lainnya.

Indra menjelaskan, siswa dibebaskan memilih ekskul yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.

"Rencana tahun depan, kita akan buka kelas khusus, yaitu penyelenggaraan SKS atau Sistem Kredit Semester. Penyelenggaraan ini merupakan peraturan menteri," kata Indra.

Dalam peraturan tersebut, sekolah yang memiliki akreditasi A boleh menyelenggarakan sekolah SKS. Nantinya seluruh siswa berhak mendapatkan pendidikan dan siswa dapat memilih mata pelajaran yang mereka sukai.

"Itu akan dimulai pada tahun 2018-2019 mendatang. Jadi di sini kita memberikan info kepada orangtua, bahwa Panca Budi ini kompeten memberikan pendidikan kepada anaknya," ujar Indra.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved