Pilkada Serentak

Pengamat Politik: Apatisme Politik Bukan Urusan KPU

Baginya KPU sebagai penyelenggara hanya bertugas bagaimana menjalankan proses demokrasi tersebut secara ecara jujur, adil, dan transparan.

Pengamat Politik: Apatisme Politik Bukan Urusan KPU
Dosen FISIP USU Dadang Darmawan (kanan) 

Laporan Wartawan Tribun-Medan, Fatah Baginda Gorby

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Permasalahan apatisme politik serta tren ketidakpedulian pemilih terhadap pilkada, menurut Pengamat Politik Sumut, Dadang Darmawan bukanlah urusan KPU.

Baginya KPU sebagai penyelenggara hanya bertugas bagaimana menjalankan proses demokrasi tersebut secara ecara jujur, adil, dan transparan.

"Tugas menekan tingkat apatisme politik sesungguhnya ada di partai politik dan pasangan calon ataupun peserta," ujarnya kepada tribun-medan.com, Kamis (8/2/2018).

Menurutnya, penyebab masyarakat cenderung tidak peduli terhadap politik karena banyak inkonsistensi dari peserta pemilu tersebut.

Baca: Peserta Pemilu Harus Harus Punya Strategi Baru untuk Jaring Pemilih Pemula

"Banyak yang ingkar janji, visi misi tidak dijalankan, dan tidak sesuai harapan," kata dosen di Kampus FISIP USU ini.

Sehingga, bagi Dadang, apabila kebiasaan tersebut terus menerus dilakukan, pada tingkat tertentu akan muncul kejenuhan di masyarakat.

Pada sisi penyelenggara menurut Dadang, KPU cukup menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara dan wasit yang adil.

Baca: KPUD Langkat Minta PPK Lakukan Konsilidasi untuk Hadapi Tuntutan Hukum

"Sehingga bisa mendapatkan kepercayaan masyarakat terhadap hasil proses demokrasi tersebut dan muaranya meningkatkan partisipasi pemilih," ujarnya.(*)

Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved