Pilgub Sumut

JR Saragih Harus Melakukan Ini Jika Masih Berniat Jadi Calon Gubernur Sumut

Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida Rasahan mengutarakan bahwa gugatan soal tidak lolosnya JR Saragih dan Ance Selian sebagai pasangan Calon Gubernur Sumut

JR Saragih Harus Melakukan Ini Jika Masih Berniat Jadi Calon Gubernur Sumut
Tribun Medan/Nanda
Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 JR Saragih-Ance Selian pada Rapat Pleno Terbuka Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 di ballroom hotel Grand Mercure Maha Cipta Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Senin (12/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida Rasahan mengutarakan bahwa gugatan soal tidak lolosnya JR Saragih dan Ance Selian sebagai pasangan Calon Gubernur Sumatera Utara.

"Sampai sore ini belum ada masuk gugatannya. Mungkin masih melengkapi berkasnya," ujarnya melalui sambungan telepon, Senin (12/2)

Menurut Rasahan ada tiga hari waktu mengajukan gugatan, terhitung setelah adanya berita hasil acara pemeriksaan dari verikasi faktual yang dilakukan KPU Sumut, jika waktunya sudah terlewati maka gugatan tidak bisa diajukan lagi.

"Paling lama rabu nanti mereka harus sudah mengajukan gugatan," ujarnya.

Untuk memproses gugatan, Syafrida menuturkan bahwa waktunya nanti 12 hari setelah gugatan diajukan.

Baca: JR Saragih tak Lolos Jadi Cagub Sumut, Partai Demokrat Akan Tempuh Jalur Hukum

"Kalau prosesnya 12 hari kalender. Tapi bisa saja putusanya sudah ada sebelum 12 hari kalender, bisa lebih cepat dia, tergantung apa yang dimohonkan, apa alat buktinya dan siapa saksinya," ujarnya.

Ketika ditanyakan bahwa apakah kasus serupa tidak mereka pernah jumpai saat JR Saragih dua kali mencalonkan diri sebagai calon bupati di Simalungun dan kemudian terpilih sebagai Bupati Simalungun?

Baca: Mahkamah Agung Sudah Pernah Putuskan Ijazah JR Saragih Tidak Ada Masalah

Syafrida menuturkan tidak pernah mendapati persoalan ijazah tersebut.

"Aduh kalau cerita itu, persoalannya kan dilingkup pengawasan Panwas. Yang melakukan verifikasi adalah KPUD Simalungun, dengan diawasi Panwas. Memang dulu laporanya tidak ada masalah dulu, benar yang dikatan Pak JR itu. Tapi sekarang kan KPU memverifikasi berdasarkan yang diserahkan sekarang," ujarnya.(*)

Penulis:
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved