Breaking News:

Pelecehan Seksual di RS Vita Insani Terbongkar

Mantan perawat, LIS (30) bersama kuasa hukum membongkar pelecehan seksual di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar

Facebook
Postingan Humas Rumah Sakit Vita Insani Choki Pardede di Facebook yang menagih janji dua WNA Australia. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Mantan perawat, LIS (30) bersama kuasa hukum membongkar pelecehan seksual di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Mereka bersama penyidik kepolisian Polres Siantar memeriksa beberapa ruangan dan saksi ke RSVI, Senin (5/2).

LIS bersama beberapa penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Siantar memeriksa tiga ruangan. Pertama ruangan perawat di lantai II, kedua adalah ruang kepala keperawatan di lantai III, dan ruang poli jantung di lantai I RSVI.

Kuasa Hukum LIS, Reni Sitohang dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Perjuangan Keadilan menjelaskan, saat ini masih pra penyidikan saja.  Nanti jika dibutuhkan proses selanjutnya akan dilakukan kembali.

"Saat ini hanya proses pengecekan TKP saja, dari kejadian awal sampai akhirnya. Korban menunjukkan enam kejadian  ada di tiga lokasi tempat (Ruangan)," ungkapnya di RS Vita Insani.

Baca: Perawat RS Vita Insani Siantar Dipaksa Pegang Kelamin, Supervisor Diperiksa Polisi

Dijelaskan Reni Sitohang, pihaknya juga menjelaskan kronologis dan modus bagaimana aksi pelaku terhadap bahwa kliennya. Bahwa pelaku yang berstatus supervisor RSVI acap memanggil korban di saat dinas setelah mengetahui jam kerjanya. 

"Klien saya awalnya dia tidak mau, karena dia seorang supervisor mau tidak mau diancam dengan pemecatan jika tidak mau. Nanti ku pecat kau ya, nah seperti itu ancamannya. Karena korban takut dipecat jadi korban datang dan korban langsung ditarik dan pintu ruangan langsung dikunci," ungkapnya.

Kejadian yang paling fatal telah dialami korban di dua lokasi (ruangan), yakni ruangan Poli Jantung dan Ruang Perawatan (bersebelahan dengan ruang humas RSVI).

Baca: Nama Ahok Diabadikan untuk Kadal Baru, ternyata Ini Pertimbangan LIPI

Baca: Mengintip Dampak Ekonomi yang Dirasakan Banyuwangi dari Pariwisata

 Kanit PPA Polres Siantar Herly Damanik menerangkan kedatangan mereka ke RSVI untuk cek TKP sesuai tempat LIS dilecehkan. Di mana ada sejumlah juga ikut diperiksa. 

"Ada tiga ruangan kita cek, ruang keperawatan lantai II, ruang kepala keperawatan lantai II dan ruang poli jantung di lantai I. Saat ini ada empat saksi sudah diperiksa. Pelaku juga sudah kita panggil. Ini belum pra atau rekonstruksi, masih cek TKP sesuai laporan korban," kata Herly Damanik. (*)

Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved