700 Alat Peraga Paslon Masih Bertebaran di Medan, Panwaslih Minta Pemko Segera Bersihkan

Jika masih ada alat peraga sosialisasi yang bertebaran maka hal tersebut telah melanggar dan harus segera dibersihkan

700 Alat Peraga Paslon Masih Bertebaran di Medan, Panwaslih Minta Pemko Segera Bersihkan
Tribun Medan/Ryan Juskal
Satpol PP membersihkan puluhan umbul-umbul serta spanduk di Jalan Imam Bonjol, Diponegoro, 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

Tribun-Medan.com, MEDAN - Pasca ditetapkannya paslon Cagub-Cawagub Sumut di Pilgubsu periode 2018-2023, panwaslih Kota Medan meminta kepada pihak Pemko Medan untuk menertibkan alat peraga sosialisasi yang masih bertebaran di sudut Kota Medan.

Pasalnya sesuai peraturan KPU bila para calon masih memasang alat peraga sosialisasi maka telah menyalahi aturan. Karena masa kampanye mulai diberlakukan sejak 15 Februari 2018 dan KPU sendiri sebagai penyedia alat peraga kampanye.

Ketua Panwaslih Kota Medan, Henry Sitinjak mengatakan jika masih ada alat peraga sosialisasi yang bertebaran maka hal tersebut telah melanggar dan harus segera dibersihkan.

"Jika tetap terpasang alat peraga yang terpasang itu dapat dikategorikan melanggar ketentuan karena belum memasuki masa kampanye, sehingga ditertibkan dengan cara dibersihkan," katanya, Selasa (13/2/2018) di Kantor Panwaslih Kota Medan.

Baca: Tanpa Tengku Erry, Wagubsu Nurhajizah Hadiri Rapat Pleno Penetapan Paslon Gubernur 

Baca: KPPI Kota Medan Terbentuk, Pesan Wali Kota Medan Jangan Hanya Berbicara Berpolitik

Di 21 Kecamatan yang ada di Kota Medan, Henry menyebutkan pihaknya mencatat terdapat sebanyak 698 alat peraga yang berisi tentang sosialisasi bapaslon yang harus ditertibkan seperti spanduk, baliho, dan poster.

“Ini merupakan hasil pantauan dan pengawasan yang dilakukan melibatkan 63 Panwascam di 21 kecamatan dan 151 Panwas Lapangan di setiap kelurahan se-kota Medan, jelasnya.

Ia membeberkan hal ini merupakan tindak lanjut surat dari Bawaslu Sumut agar pemerintah tiap-tiap daerah untuk membersihkan alat peraga sosialisasi tersebut.

"Kamu sudah surati Pemko Medan terutama kepada Kasatpol-PP Medan untuk melakukan penertiban. Karena wewenang menertibkan alat-alat peraga itu adalah pihak Pemko Medan," bebernya.

Lebih lanjut, Henry mengimbau dalam etika berpolitiknya alangkah baiknya para pasangan calon sendiri yang menertibkan baliho yang telah mereka pasang sendiri.

"Akan tetapi kami mengimbau, alangkah baiknya para tim pemenangan atau relawan paslon juga bisa menertibkan alat-alat peraga tersebut. Karena jika sudah ditertibkan, itu tidak bisa ditarik lagi karena akan dimusnahkan,” pungkasnya.(cr10/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved