Edisi Cetak Tribun Medan

Terganjal Ijazah, JR Saragih Mengugat KPU ke Bawaslu, Tersisa Dua Paslon Bertarung di Pilgub Sumut

"Saya minta untuk semua pencinta JR-Ance jangan ada satu pun yang ribut.Lakukan yang terbaik"

Terganjal Ijazah, JR Saragih Mengugat KPU ke Bawaslu, Tersisa Dua Paslon Bertarung di Pilgub Sumut
STTB JR Saragih. 

Sedangkan JR Saragih-Ance tidak lolos, karena tidak memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017, Pasal 50. Adapun syarat tersebut menurut KPUD Sumut adalah ijazah SMA JR Saragih tidak pernah dilegalisir.

"Kami mendapat surat dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, yang ditandatangani Sekretaris Dinas Pendidikan Jakarta terkait klarifikasi legalisir ijazah JR Saragih. Mereka mengatakan tidak pernah melegalisir ijazah itu," ujar Mulia.

Saat penetapan pasangan calon, hanya pasangan JR Saragih-Ance yang datang, sedangkan Djarot- Sihar Sitorus, dan Edy-Ijeck diwakili partai pengusung. Meski gagal ditetapkan, JR Saragih, yang duduk di depan, tampak santai hingga acara selesai.

Sesekali ia tampak tersenyum, seraya memegang handphone-nya di samping Ance, dan Sekretaris Partai Demokrat, Hj Meilizar Latif. Setelah acara berakhir, JR Saragih secara lantang mengutarakan, udah melengkapi seluruh persyaratan yang diminta KPU Sumut. Termasuk fotokopi ijazah yang dilegalisir Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Dia pun menujukkan ijazah aslinya, legalisir ijazah dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, dan surat dari Dinas Pendidikan Sumut, yang menyatakan, ijazah tersebut tidak bermasalah dan benar sudah dilegalisir Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

"Ini ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Surat yang ada sama mereka itu hanya ditandatangani Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Mana lebih tinggi sekretaris atau kepala dinas?" kata JR Saragih.

Ia menambahkan, permasalahan ijazahnya sudah pernah terjadi, dan berproses hukum hingga ke Mahkamah Agung (MA). Hasillnya, ijazah yang dia miliki tidak ada masalah. Hanya saja sekolahnya, SMA Swasta Iklas Prasasti, sudah tutup.

"Sekolahnya sudah tutup. Makanya ijazahnya dilegalisir Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Jangan salahkan saya kalau sekolahnya tutup," ujar JR Saragih seraya menunjukkan lembaran hasil keputasan MA, yang menyatakan ijazahnya tidak bermasalah.

JR Saragih menambahkan, sudah dua kali terpilih sebagai Bupati di Simalungun, dan selalu mengunakan ijazah yang sama. "Ijazahnya sama saat saya mencalonkan di Simalungun, Ketua KPUD Sumutnya pun sama waktu itu," ujarnya.

Dua Kali Lolos

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved