JR Saragih-Ance Gugat KPU Sumut, Pengacara dan Tim Pendukung Tiba di Bawaslu

Kami masih menunggu pak JR Saragih dan Ance Karena informasinya keduanya mau datang langsung ke sini (Bawaslu)

JR Saragih-Ance Gugat KPU Sumut, Pengacara dan Tim Pendukung Tiba di Bawaslu
TRIBUN MEDAN/M Fadli
Pengacara dari JR Saragih dan tim kemenangan JR-Ance, tiba di kantor Bawaslu Sumut, Jalan Tengku Amir Hamzah, Medan, Rabu (14/2/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan/ M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - JR Saragih-Ance melayangkan gugatan ke kantor Bawaslu Sumut, Jalan Tengku Amir Hamzah, Medan.  Tim JR Saragih dan Ance yang terdiri dari Pengacara, dan Tim kemenangan sudah tiba di kantor Bawaslu,Rabu (14/2/2018).

Liberty Sinaga, Ikhwanuddin dan Tim pendukung sudah memasuki ruang tunggu kantor Bawaslu. Informasi yang dihimpun www.tribun-medan.com, di lokasi, pendaftaran gugatan dilaksanakan pukul 14.00 WIB.

Baca: Fachri Albar Pernah Dilepas Polisi, Sang Ayah (Ahmad Albar) yang Mendekam di Penjara

Baca: Aktor Tampan Fachri Albar Diciduk di Rumahnya, Begini Kata Mantan Kapolrestabes Medan

"Kami masih menunggu pak JR Saragih dan Ance untuk datang ke kantor Bawaslu. Karena informasinya keduanya mau datang langsung ke sini (Bawaslu)," ujar salah seorang pengacara.

Hingga berita ini diturunkan, pengembangan ketat telah dilakukan pihak kepolisian dengan menjaga pintu masuk utama kantor Bawaslu Sumut.

Sebelumnya bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, JR Saragih dan Ance dinyatakan oleh KPU tidak memenuhi syarat (TMS), pada penetapan calon gubernur, Senin (12/2/2018). KPU Sumut menyatakan legalisir ijazah dari JR Saragih dianggap tidak memenuhi syarat.

Keputusan tersebut langsung disampaikan saat rapat pleno terbuka yang dilakukan oleh KPU dan diawasi langsung oleh Bawaslu Sumut, di Hotel Grand Mercure, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan.

Menurut sekertaris Tim kemenangan JR Saragih, Ronald, berkas baik ijazah dan legalisir nya masih sama saat dua kali JR mencalonkan jadi Bupati Simalungun, kenapa bisa lulus.

"Ijazahnya sama, legalisirnya juga sama, bahkan langsung ditandatangani oleh kepala dinas pendidikan, kenapa tiba-tiba dinyatakan tidak memenuhi syarat," ujarnya saat gelar konferensi pers, di Kantor DPW Demokrat, Jalan Abdullah Lubis, Medan, Selasa (13/2/2018).(cr3)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved