JR Saragih-Ance Menggugat, Bawaslu Pastikan Segera Periksa KPU Sumut

“Dalam objek sengketa adalah keputusan KPU Sumatera Utara, tentu kita teliti, telaah barulah digali lebih dalam'

JR Saragih-Ance Menggugat, Bawaslu Pastikan Segera Periksa KPU Sumut
STTB JR Saragih. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, JR Saragih dan Ance Selian resmi telah melaporkan dan memasukkan gugatannya ke Bawaslu Sumatera Utara. Hal ini terkait digagalkannya JR karena permasalahan legalisir ijazah yang dituding melanggar aturan KPU.

Ketua Bawaslu Sumatera Utara Safrida R Rasahan mengatakan, pihaknya akan meneliti, menelaah dan mendalami laporan dari JR Saragih dan Ance Selian. Bawaslu menegaskan pemeriksaan berkas selama 3 hari untuk melihat kelengkapan dan jika belum lengkap maka akan diperbaiki kembali, untuk sengketa ada masa perbaikan dan untuk masa proses penyelesaian sendiri selama 12 hari kalender.

"Adanya pelaporan ini maka kita akan periksa KPU Sumatera Utara, apakah ada potensi pelanggaran pidana atau tidak yang mungkin dilakukan oleh terlapor, dalam hal ini KPU Sumut. Maka harus kita teliti dengan baik dan benar, apakah laporan tersebut ada pelanggaran pidana atau pelanggaran kode etik atau persoalan administrasi, tentu harus dipelajari secara mendalam. Setelah dikaji baru ditentukan masuk ke mana. Baik dari sisi laporan, ketepatan isi laporan, bukti laporan dan saksi yang diajukan," kata Safrida R Rasahan di Medan, Rabu (14/2/2018).

Baca: 3 Pengedar Sabu Ditangkap Sekaligus saat Asyik Nongkrong, Ternyata Ada Bandar Besarnya

Baca: Sumanto Pernah Bikin Kaget, Bilang Mayat Menteri Agama Enak Dimakan

Ditambahkannya, untuk pelanggaran administrasi ada dua penyelesaiannya, yakni pertama melalui ajudikasi dan kedua ada langsung melalui kajian klarifikasi. Namun, soal sengketa tergantung dari kebutuhan musyawarah sengketa itu sendiri, jika diperlukan ada perintah klarifikasi maka tentu pihak Bawaslu akan perintahkan untuk klarifikasi.

“Dalam objek sengketa adalah keputusan KPU Sumatera Utara, tentu kita teliti, telaah barulah digali lebih dalam. Termasuk latar belakang dikeluarkan putusan tersebut oleh KPU Sumatera Utara. Apa yang menjadi dasar utama KPU Sumatera Utara mengeluarkan putusan tersebut,” urainya.

Sementara itu, tim kuasa hukum JR Saragih dan Ance melalui Iwaluddin Simatupang menuturkan adanya keberatan soal keputusan KPU Sumatera Utara mengenai tidak ditetapkan keduanya sebagai pasangan calon yang sah. Padahal, semua dokumen yang diserahkan oleh JR Saragih dan Ance telah memenuhi syarat.

“Ketika pendaftaran maka klien kami sudah menyerahkan ijazah Surat Tanda Tamat Belajar (STTB), S1, S2 dan S3. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 maka ijazah terakhir yang diserahkan dan harus digunakan, tetapi pada keputusan KPU Sumatera Utara ijazah SMA yang digunakan. Kita melihat, bahwa klien kami sudah memenuhi syarat,” tegasnya.

Baca: 3 Pengedar Sabu Ditangkap Sekaligus saat Asyik Nongkrong, Ternyata Ada Bandar Besarnya

Kemudian, tim kuasa hukum juga menegaskan bahwa persoalan legalisir maka JR Saragih dan Ance sudah melakukan prosedur dan menjalankan peraturan yang baik dan benar.

"Kedua klien kami selalu mematuhi aturan dari KPU Sumatera Utara, di mana surat yang diterima dari dinas pendidikan DKI Jakarta tanggal 19 Januari 2018 yang ditandatangani oleh kepala dinas pendidikan DKI Jakarta sebelum berakhirnya masa perbaikan KPU pada tanggal 20 Januari 2018," pungkasnya.

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved