ALAMAK! 13 Atlet NPC Sumut Terancam Tak Bela Indonesia di Asian Para Games 2018

Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting mengatakan terdapat sistem baru yang diterapkan pada gelaran Asian Para Games 2018

Ketua National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara, Alan Sastra Ginting 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Awal Januari 2018 lalu 19 atlet National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara dipanggil untuk mengikuti Pelatihan Nasional (Pelatnas).

Guna dipersiapkan menghadapi event internasional Asian Para Games, 8 October 2018 di Jakarta mendatang.

Namun, Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting mengatakan terdapat sistem baru yang diterapkan pada gelaran Asian Para Games 2018. Yakni para atlet difabel harus memiliki standart Asia.

"Insya allah semua berjalan lancar saja. Hanya ada peraturan Asian Para Games kali ini sama dengan perhelatan Paralympic jadi atlet yang ikut harus ada standart Asia," katanya, Minggu (18/2/2018) lewat sambungan selular.

Alan menjelaskan saat ini hanya ada 6 atlet NPC Sumut yang memiliki standart Asia.

Baca: Target Medali Emas di Asian Para Games 2018, Atlet NPC Sumut Putri Antisipasi 3 Negara Besar

"Atlet kita ada 6 yang berstandart Asia," jelasnya.

Maka dengan demikian 13 atlet lainnya yang tidak memiliki standart Asia tidak dapat membela Indonesia di Ajang Asian Para Games.

Namun, Alan membeberkan masih belum menjadi keputusan final.

"Memang masih menunggu proses dari NPC Pusat. Belum tahu keputusannya tapi ini masih diperjuangkan agar mereka tetap bisa membela Merah Putih," tegasnya.

Baca: Di Luar Prediksi, 19 Atlet NPC Sumut Dipanggil Pelatnas Asia Para Games

Meski berpotensi akan adanya pengurangan atlet NPC Sumut, namun Alan menilai standaridasi ini baik agar atlet difabel Indonesia dapat bersaing di tingkat Internasional.

"Kalau saya nilai hal ini baik. Biar atlet difabel Indonesia bisa bersaing dan lebih berkualitas. Karena ini adalah event internasional," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved